BERITA TERKINI

Rumah Zakat Hadirkan 100 Hunian Kayu bagi Warga di Langkahan

Penulis : Redaksi | Editor : Syahrul
Hunian sementara (Huntara) berbahan papan kayu yang dibangun Rumah Zakat di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sebagai bagian dari program pemulihan pascabanjir bandang. Hunian ini memanfaatkan kayu gelondongan sisa banjir dan dibangun melalui kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi warga terdampak. Dok. Rumah Zakat

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Rumah Zakat melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi warga Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Program ini merupakan respons terhadap bencana banjir bandang yang terjadi sekitar dua bulan lalu dan menghanyutkan rumah-rumah warga.

Kolaborasi strategis dibangun bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terkait perizinan pemanfaatan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir. Konsep hunian dirancang oleh Kepala Laboratorium Teknik Struktur Universitas Gadjah Mada (UGM), dengan dukungan alat berat dari Kementerian Kehutanan untuk pembersihan lahan serta pengangkutan kayu. Seluruh proses pelaksanaan juga dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Hunian yang dibangun memanfaatkan kayu gelondongan sisa banjir yang sebelumnya menjadi material perusak, kini diolah kembali menjadi bahan bangunan. Pendekatan ini mengusung konsep pemberdayaan berkelanjutan yang tidak hanya membangun hunian, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

Pada tahap pertama, Rumah Zakat bersama mitra kebaikan dan sektor swasta menargetkan pembangunan 100 unit hunian berukuran 6 x 6 meter. Setiap unit terdiri dari dua kamar tidur dan satu ruang serbaguna, yang diharapkan dapat menjadi titik awal bagi masyarakat untuk kembali membangun kehidupan pascabencana. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 450 kepala keluarga yang terdampak dan diharapkan dapat memperoleh hunian melalui program hunian papan kayu ini.

Kepala Divisi Kemanusiaan Rumah Zakat, Al Razi Izzatul Yazid, dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi PASESATU ,pada Minggu (01/02/2026) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi, termasuk Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, BNPB, UGM, Kementerian Kehutanan, Bulaksumur Peduli, serta seluruh mitra kolaborasi Rumah Zakat. “Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi berbagai pihak mampu menghadirkan hunian yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana,” ujarnya.

Saat ini, proses pembangunan melibatkan 20 kelompok kerja yang berasal dari warga lokal. Selain itu, Rumah Zakat juga memberdayakan para pengrajin kayu setempat untuk memproduksi papan-papan kayu yang digunakan sebagai material utama hunian.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Cabang Rumah Zakat Aceh, Riadhi, turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi serta mengajak masyarakat luas baik secara personal, komunitas, maupun korporasi untuk terus mendukung pemulihan warga terdampak bencana pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi.(*)