Korban Banjir di Desa Sah Raja Harapkan Percepatan Pembangunan Huntara
Menurut keterangan warga, huntara di Dusun Puring dan Dusun Sarah Gala direncanakan akan dipindahkan ke kawasan Bakti Abri. Sementara itu, warga di Dusun Sarah Raja dan Dusun HTI tetap akan dibangun di dusun masing-masing.
“Kami berharap huntara ini bisa segera dibangun, agar kami bisa beristirahat dengan lebih nyaman, termasuk saat menjalankan ibadah,” ujar Sabarhati.
Pasca banjir, sebagian warga terpaksa membangun tempat tinggal darurat secara mandiri dengan memanfaatkan sisa material bangunan seperti seng bekas untuk dijadikan gubuk sementara. Kondisi tersebut terjadi karena keterbatasan tempat berlindung yang layak.
![]() |
| Sabarhati bersama warga sedang duduk diatas tegu yang hancur diterjang banjir bandang, memperhatikan kondisi desanya yang porak-poranda, Minggu (25/01/2026). Foto : Syahrul |
Warga mengakui bantuan dari pemerintah dan relawan telah diterima, namun masih terbatas. Bantuan yang ada umumnya berupa tenda terpal berukuran 4x4 meter tanpa rangka permanen, sehingga dinilai belum mencukupi untuk kebutuhan tempat tinggal dalam jangka waktu lama.
“Kalau hanya tenda terpal, jelas tidak cukup untuk ditinggali,” kata warga lainnya.
Sekitar 270 kepala keluarga, hanya tujuh rumah yang dilaporkan masih berdiri, sementara sisanya mengalami kerusakan berat hingga hilang total, Sebut Sabar.
Meski berada dalam keterbatasan, para korban banjir mengaku berusaha tetap bersabar dan berharap adanya langkah cepat dari pemerintah untuk penanganan dan pemulihan pascabencana.(*)

