BERITA TERKINI

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Aceh Tengah dan Bener Meriah Belum Tertangani Optimal

Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul

ACEH TENGAH | PASESATU.COM– Pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, kondisi infrastruktur jalan di kedua daerah tersebut dilaporkan masih mengalami kerusakan dan belum sepenuhnya tertangani. 

Sejumlah ruas jalan utama maupun jalan penghubung antarkampung mengalami kerusakan yang mengganggu mobilitas warga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan jalan antara lain berupa lubang berukuran besar, badan jalan yang tergerus arus banjir, serta permukaan jalan yang dipenuhi lumpur dan material sisa banjir. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan roda empat.

Warga setempat menyebutkan, mereka harus lebih berhati-hati saat melintas, khususnya pada malam hari atau ketika hujan turun. Beberapa kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat terperosok ke lubang jalan yang tertutup lumpur. Selain risiko keselamatan, kerusakan jalan juga berdampak pada aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

“Sejak banjir, jalan ini belum diperbaiki. Kalau hujan turun, kondisi jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan,” ujar seorang warga yang sehari-hari melintas di jalur penghubung antarkecamatan.

Keluhan serupa disampaikan Arif (35), seorang pengemudi asal Medan, yang kerap melintasi jalur menuju Dataran Tinggi Gayo. Ia mengatakan, pascabanjir besar, sejumlah ruas jalan mengalami longsor sehingga kendaraan harus melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

“Banyak jalan yang longsor, sehingga kami harus mencari jalur lain yang jaraknya cukup jauh dan memakan waktu lama,” kata Arif saat ditemui, Kamis (29/1/2026).

Kerusakan infrastruktur jalan tersebut juga dinilai menyulitkan akses layanan darurat, termasuk kendaraan kesehatan dan distribusi bantuan ke wilayah pedalaman yang terdampak banjir.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat segera melakukan perbaikan secara menyeluruh, bukan hanya penanganan darurat, agar aktivitas warga dapat kembali berjalan normal dan risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

Hingga kini, warga masih menantikan langkah konkret dari pihak terkait untuk menangani dampak pascabanjir agar tidak terus berlarut dan menambah beban kehidupan masyarakat di Aceh Tengah dan Bener Meriah.(*)