Puskesmas Baktiya Gelar Maulid Nabi dan Santunan Anak Yatim, Dihadiri Bupati Aceh Utara dan Ketua Komisi V DPRK
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Puskesmas Baktiya, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkai dengan acara santunan anak yatim, Rabu (5/11/2025).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil (Ayah Wa), Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara Razali (Tgk. Jeunip), Camat Baktiya, Kapolsek Baktiya, serta Camat Tanah Jambo Aye. Turut hadir pula para kepala puskesmas se-Kabupaten Aceh Utara, tokoh agama, dan tenaga kesehatan,para insan pers,anggota PWO Aceh Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Ayah Wa menyampaikan apresiasi atas inisiatif Puskesmas Baktiya dalam menggelar kegiatan keagamaan yang bernilai sosial dan spiritual. Ia menegaskan bahwa momentum Maulid Nabi menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kesehatan untuk terus melayani masyarakat dengan keikhlasan dan keteladanan.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya tugas profesional, tetapi juga panggilan kemanusiaan. Jadikan Maulid ini sebagai momen untuk memperkuat semangat pengabdian,” ujar Bupati.
Sementara itu, Ketua Komisi V DPRK Aceh Utara Razali (Tgk. Jinieb) menyampaikan apresiasi atas kegiatan Puskesmas Baktiya yang dinilainya berhasil memadukan nilai-nilai keagamaan dan sosial dalam pelayanan publik.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat. Puskesmas Baktiya telah menjadi contoh yang baik bagi fasilitas kesehatan lainnya,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Baktiya, Ns. Siti Meutia Salihati, S.Kep., M.Kes., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan Maulid dan santunan anak yatim ini merupakan wujud rasa syukur dan kepedulian sosial seluruh jajaran Puskesmas.
“Kami ingin menjadikan Puskesmas sebagai tempat yang tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi semua,” ungkap Siti Meutia.
Acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim, doa bersama, dan jamuan kenduri Maulid yang berlangsung hangat serta penuh rasa kekeluargaan. (*)
