BERITA TERKINI

Warga Kota Panton Labu Diajak Jaga Kebersihan Lingkungan, Cegah Banjir dan DBD

Warga Kota Panton Labu Diajak Jaga Kebersihan Lingkungan, Cegah Banjir dan DBD

ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Pemerintah Desa Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan gotong royong massal di Dusun IV Asia, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa bersama masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, memperlancar saluran drainase, serta mengantisipasi potensi banjir dan penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) saat musim hujan.

Gotong royong dipimpin langsung oleh Geuchik Kota Panton Labu, Muhammad Rahmat, dan diikuti aparatur desa, Babinsa Koramil 14/TJA Serda Nopriandi, serta warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, fokus pembersihan diarahkan pada saluran drainase dan tumpukan sampah yang berpotensi menghambat aliran air ketika hujan turun.

Untuk mempercepat proses pembersihan, Pemerintah Desa Kota Panton Labu mengerahkan satu unit ekskavator mini dan satu unit dump truck. Penggunaan peralatan tersebut diharapkan dapat membantu menangani material dan sampah yang sulit dibersihkan secara manual.

Selain melibatkan masyarakat, kegiatan gotong royong ini juga menjadi bagian dari pemberdayaan warga melalui pemberian upah kerja yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Gampong (APBG).

Pelaksanaan kegiatan turut mendapat dukungan sukarela dari sejumlah pemilik toko di sekitar lokasi.

Geuchik Kota Panton Labu, Muhammad Rahmat, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan langkah bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi muncul selama musim hujan.

 “Ini bentuk kepedulian kita bersama untuk mengantisipasi potensi banjir saat curah hujan tinggi, sekaligus menekan risiko penyebaran penyakit seperti DBD,” ujar Muhammad Rahmat.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah desa. Peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Ia pun mengajak masyarakat memulai kebiasaan menjaga kebersihan dari lingkungan tempat tinggal masing-masing.

 “Jangan menunggu pemerintah turun membersihkan. Mari kita mulai dari rumah, halaman, parit, dan lingkungan sekitar kita masing-masing,” ajaknya.

Pemerintah Desa Kota Panton Labu mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan saluran drainase sebagai tempat pembuangan sampah.

Saluran air yang bersih dan berfungsi dengan baik diharapkan dapat membantu mengurangi risiko genangan saat hujan deras. Selain itu, kebersihan lingkungan juga perlu dijaga secara berkelanjutan untuk mendukung terciptanya kawasan permukiman yang lebih sehat.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Peralatan berat dan dukungan anggaran dapat membantu proses pembersihan, tetapi keberlanjutan hasilnya sangat bergantung pada kesadaran warga untuk membuang sampah pada tempatnya serta merawat lingkungan yang telah dibersihkan bersama.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kebersihan lingkungan di Kota Panton Labu diharapkan dapat terus terjaga, sekaligus mendukung upaya pencegahan banjir dan penyakit yang berkaitan dengan lingkungan.***

Editor : Syahrul