Penghargaan Bukan Akhir, Azhar Dorong Pelayanan Puskesmas Madat Menjangkau Desa
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH TIMUR | PASESATU.COM — Penghargaan dari BPJS Kesehatan kepada Puskesmas Madat diharapkan tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi, tetapi menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa.
Harapan itu disampaikan tokoh masyarakat, Azhar, setelah Puskesmas Madat menerima Sertifikat Penghargaan dari BPJS Kesehatan pada 10 September 2026 di Langsa. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, komitmen, dan kontribusi Puskesmas Madat dalam mendukung pelayanan kesehatan yang mudah diakses, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.
“Penghargaan ini tentu patut kita apresiasi. Ini menunjukkan adanya upaya dan komitmen Puskesmas Madat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Azhar, Rabu (16/9/2026).
Namun, menurut dia, penghargaan tersebut seharusnya menjadi penyemangat untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kecamatan.
Azhar menilai keberadaan tenaga kesehatan di desa memiliki peran penting karena menjadi salah satu tempat pertama masyarakat memperoleh pertolongan ketika menghadapi persoalan kesehatan.
“Harapan kita ke depan, pelayanan jangan hanya baik di Puskesmas induk. Para petugas yang ada di desa-desa juga harus mendapat perhatian karena masyarakat sangat bergantung pada keberadaan dan pelayanan tenaga kesehatan di sana,” katanya.
Ia berharap peningkatan kualitas pelayanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kecepatan pelayanan, keramahan petugas, ketersediaan tenaga kesehatan, hingga sarana dan prasarana pendukung.
Menurut Azhar, ukuran pelayanan kesehatan yang baik bukan hanya dilihat dari pelayanan kepada warga yang datang ke Puskesmas, tetapi juga dari kemampuan tenaga kesehatan menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang berada di wilayah desa.
“Jangan sampai masyarakat yang berada jauh dari Puskesmas induk merasa kesulitan mendapatkan pelayanan. Para petugas harus benar-benar hadir dan menjalankan perannya secara maksimal sebagai bagian dari pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Azhar juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung peningkatan kualitas pelayanan dengan menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif.
“Penghargaan ini kita jadikan penyemangat bersama. Kalau ada kekurangan, mari diperbaiki. Kalau sudah baik, kita tingkatkan lagi,” ujarnya.
Ia berharap apresiasi yang diterima Puskesmas Madat tidak hanya menjadi catatan di atas kertas, tetapi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas.
“Tujuan akhirnya tentu pelayanan kesehatan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. Bagi warga yang sedang sakit, pelayanan yang hadir tepat waktu bukan hanya soal pelayanan, tetapi juga menjadi harapan,” pungkas Azhar.***
Editor : Syahrul




