Bupati Aceh Timur Bersama Warga Hadiri Peringatan Damai Aceh ke-21 Berlangsung Khidmat
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH TIMUR | PASESATU.COM - Peringatan Milad atau Hari Perdamaian Aceh ke-21 yang memperingati penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki antara Pemerintah Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berlangsung khidmat di lapangan bola voli Desa Bintah, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Jum'at 14/8/2026.
Kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut berlangsung aman dan tertib hingga selesai. Momentum peringatan perdamaian turut diisi dengan doa bersama, zikir, santunan anak yatim serta berbagai kegiatan seni budaya Aceh.
Pantauan di lokasi, rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dihadiri seratusan anak yatim dan ribuan warga. Doa dipimpin Tgk Lukman selaku Imum Chik Masjid Bintah, sedangkan zikir dipimpin Tgk Azhari selaku Imum Gampong Bintah.
Dalam doa bersama tersebut, para tokoh agama dan masyarakat memohon kepada Allah SWT agar perdamaian Aceh senantiasa terjaga serta Aceh diberikan keamanan, ketenteraman, kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik.
Selain doa dan zikir, panitia juga memberikan santunan kepada seratusan anak yatim yang berasal dari 26 gampong di Kecamatan Madat.
Kehadiran anak-anak yatim bersama masyarakat menciptakan suasana haru sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dalam momentum peringatan Damai Aceh.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Faraky bersama jajaran Forkopimda dan unsur pengamanan dari Polres Aceh Timur tiba di lokasi sekitar pukul 19.50 WIB. Kehadirannya disambut unsur Muspika Madat, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para Panglima Sagoe, di antaranya Sagoe Darul Falah dan Sagoe Madat.
Dalam sambutannya, Bupati Iskandar Usman Al-Faraky menyampaikan apresiasi kepada Muspika Madat dan seluruh keuchik yang dinilai kompak dan bersatu dalam menyelenggarakan peringatan tersebut.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mempertahankan perdamaian Aceh yang telah berlangsung selama 21 tahun agar dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
“Perdamaian yang telah kita rasakan selama 21 tahun ini harus terus kita jaga. Jangan sampai generasi mendatang hanya mengenal perdamaian sebagai catatan sejarah, tetapi harus benar-benar merasakan manfaatnya dalam kehidupan,” pesan Bupati.
Peringatan tersebut turut dihadiri Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur Azhari alias Maop, tujuh Panglima Sagoe Daerah II Simpang Ulim, para Imum Mukim, para keuchik se-Kecamatan Madat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta sejumlah undangan lainnya.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Rapai Dabus dan seniman Aceh Abubakar AR. Panggung utama dihiasi ornamen lampu bernuansa merah putih yang menambah kemeriahan sekaligus menggambarkan semangat masyarakat dalam memperingati perjalanan perdamaian Aceh.
Ketua panitia pelaksana, Tgk Idris, mengatakan doa bersama yang dipanjatkan para tokoh agama dan masyarakat merupakan bentuk ikhtiar spiritual agar perdamaian Aceh tetap terjaga.
“Semoga Aceh senantiasa diberikan keamanan, ketenteraman, kesejahteraan dan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Panglima Sagoe Madat Dahri alias Pangkoleh didampingi Panglima Sagoe Darul Falah Rusli Kleng mengatakan peringatan Milad Perdamaian Aceh ke-21 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui masyarakat Aceh.
“Peringatan Damai Aceh ke-21 tahun ini bukan hanya menjadi catatan sejarah. Perdamaian harus terus dijaga dan menjadi fondasi dalam membangun Aceh yang aman, damai dan sejahtera,” tandasnya.
Diketahui, MoU Helsinki merupakan nota kesepahaman perdamaian antara Pemerintah Republik Indonesia dan GAM yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005 di Helsinki, Finlandia. Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting berakhirnya konflik bersenjata yang berlangsung hampir tiga dekade di Aceh.
Kini, 21 tahun perjalanan perdamaian menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat Aceh bahwa menjaga perdamaian bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan generasi berikutnya dapat tumbuh dalam suasana aman, tenteram dan sejahtera.***



