BERITA TERKINI

Janji Pemulihan Belum Terwujud, Warga Matang Arongan Bersihkan Lahan Pertanian Secara Swadaya


ACEH UTARA | PASESATU.COM 
– Setelah delapan bulan menanti pemulihan pascabanjir tanpa kepastian, warga Desa Matang Arongan, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, akhirnya memilih bergerak sendiri. Mereka bergotong royong membersihkan lahan pertanian secara swadaya agar sawah yang selama ini terbengkalai dapat kembali diolah.

Pantauan pada Rabu (15/7/2026), para petani terlihat membersihkan rumput liar, semak belukar, dan sisa material banjir menggunakan peralatan sederhana. Kegiatan itu dilakukan atas inisiatif masyarakat tanpa menunggu bantuan, demi mengejar musim tanam yang akan datang.

Banjir besar yang melanda pada akhir 2025 membuat banyak lahan persawahan tertutup lumpur dan ditumbuhi gulma sehingga tidak dapat ditanami. Kondisi tersebut menyebabkan petani kehilangan musim tanam dan berdampak pada menurunnya pendapatan mereka.

Salah seorang petani mengatakan, warga memutuskan bergotong royong karena tidak ingin lahan pertanian terus terbengkalai.

"Kami sudah terlalu lama menunggu. Kalau terus menunggu bantuan, sawah ini tidak akan kembali produktif. Karena itu kami sepakat membersihkannya sendiri agar bisa segera ditanami," ujarnya.

Meski mengandalkan tenaga dan peralatan seadanya, warga tetap berharap pemerintah dapat membantu percepatan pemulihan sektor pertanian, seperti normalisasi saluran irigasi, pembersihan endapan lumpur, serta penyediaan sarana pendukung agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal.

Aksi swadaya tersebut menjadi bukti semangat gotong royong masyarakat Matang Arongan untuk bangkit dari dampak banjir. Di tengah keterbatasan, mereka memilih bertindak daripada terus menunggu bantuan agar lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan keluarga kembali produktif.***

Penulis : Abdul Rafar
Editor   : Syahrul Usman