Sepekan di Pasesatu: Dari Pelantikan Pejabat hingga Keluhan Warga
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Portal berita Pasesatu selama sepekan, mulai 15 hingga 20 Juni 2026, menyajikan berbagai peristiwa penting yang menjadi perhatian masyarakat Aceh Utara dan sekitarnya. Mulai dari perkembangan pemerintahan, ekonomi, keamanan, hingga persoalan infrastruktur dan keluhan masyarakat menjadi topik yang paling banyak dibaca pembaca.
Berikut rangkuman sejumlah berita yang menghiasi laman Pasesatu dalam sepekan terakhir:
1. Bupati Aceh Utara Tunjuk Nurzahri sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan
Pergantian pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu berita terpopuler. Bupati Aceh Utara menunjuk Nurzahri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Penunjukan tersebut mendapat perhatian publik mengingat sektor kesehatan memiliki peran strategis dalam pelayanan dasar masyarakat.
2. Keluhan Pemasok TBS terhadap Proses Sortasi di PKS PTPN IV Regional VI Cot Girek
Berita mengenai keluhan pemasok tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terhadap proses sortasi di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional VI Cot Girek menjadi salah satu isu yang banyak diperbincangkan.
Sejumlah pemasok mengaku keberatan dengan penilaian kualitas buah yang dinilai terlalu ketat sehingga berdampak pada hasil penjualan. Pihak manajemen perusahaan kemudian memberikan klarifikasi dan menyatakan proses sortasi dilakukan sesuai standar operasional yang berlaku.
3. Bupati Aceh Utara Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026
Pada 15 Juni 2026, Bupati Aceh Utara melepas petugas Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung pengumpulan data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pemulihan ekonomi pascabencana.
Pelepasan petugas sensus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperoleh data ekonomi yang valid guna mendukung kebijakan pembangunan daerah.
4. Puluhan Perempuan Diminta Tinggalkan Kafe Saat Razia Satpol PP dan WH
Operasi penertiban yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Wilayatul Hisbah (WH) di sejumlah lokasi hiburan di Aceh Utara juga menjadi perhatian masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan perempuan diminta meninggalkan sejumlah kafe saat petugas melakukan razia untuk menegakkan qanun dan menjaga ketertiban umum.
5. Kapolda Aceh Rotasi Sejumlah Perwira, Ipda Irvan Pimpin Polsek Langkahan
Mutasi sejumlah perwira kepolisian di jajaran Polda Aceh turut menarik perhatian pembaca. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penunjukan Ipda Irvan sebagai Kapolsek Langkahan yang baru.
Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Informasi mengenai rotasi pejabat di lingkungan Polres Aceh Utara juga mendapat perhatian luas.
6. Warga Bergotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak
Persoalan infrastruktur turut menjadi sorotan selama sepekan. Setelah kondisi jembatan rusak di Jalan Lintas Sumatera perbatasan Aceh Utara dan Aceh Timur diberitakan, masyarakat setempat secara swadaya bergotong royong melakukan perbaikan sementara agar akses transportasi tetap dapat dilalui.
Aksi gotong royong warga tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
7. Penanganan Kasus Hukum dan Keamanan
Sepanjang pekan ini, Pasesatu juga memberitakan sejumlah kasus kriminal dan penegakan hukum, termasuk penyelesaian perkara kekerasan seksual terhadap anak yang telah memasuki tahap penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan. Selain itu, berbagai kegiatan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi perhatian publik.
Tetap Menjadi Referensi Informasi Masyarakat
Berbagai berita yang tersaji selama sepekan menunjukkan bahwa isu pemerintahan, ekonomi, keamanan, dan pelayanan publik masih menjadi perhatian utama masyarakat Aceh Utara.
Melalui pemberitaan yang berimbang dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, Pasesatu terus menghadirkan informasi yang aktual dan relevan bagi pembacanya.
Dari pelantikan pejabat, keluhan petani sawit, pelaksanaan sensus ekonomi, hingga aksi gotong royong warga memperbaiki jembatan rusak, pekan 15–20 Juni 2026 menjadi gambaran dinamika kehidupan masyarakat Aceh Utara yang terus bergerak dan berkembang.***


