Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Empat Rumah dan Dua Kios di Sumbok Rayek
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Hujan yang disertai angin kencang menerjang Desa Sumbok Rayek, Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya empat unit rumah dan dua kios mengalami kerusakan. Satu kepala keluarga dilaporkan terpaksa mengungsi karena rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan.
Geuchik Desa Sumbok Rayek, Rusydi, mengatakan pendataan awal menunjukkan kerusakan terjadi pada sejumlah rumah dan kios milik warga. Aparat desa bersama personel Polsek Nibong telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan.
"Pendataan sementara sudah dilakukan oleh kepala dusun dan dibantu pihak kepolisian. Data masih terus diperbarui," kata Rusydi.
Berdasarkan data sementara dari pemerintah desa, warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut adalah Munzir, Jafaruddin Is, Suhaimi, Fauzi HM, Tgk Yusri, dan Nurasmani. Pemerintah desa masih melakukan verifikasi terhadap tingkat kerusakan yang dialami masing-masing korban.
Kepala Dusun Lampoh Buloh, Muslim, mengatakan satu kepala keluarga untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat karena rumahnya tidak dapat ditempati setelah diterjang angin kencang.
Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan. Satu unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat pada bagian atap, sementara bangunan lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Muslim menambahkan, proses pendataan dihentikan sementara karena kondisi listrik padam. Pembersihan puing-puing bangunan juga belum dapat dilakukan dan dijadwalkan berlanjut pada Senin (3/8/2026).
Dirinya menambahkan tidak menutup kemungkinan jumlah rumah maupun warga terdampak akan bertambah setelah pendataan lanjutan selesai dilakukan.
Sementara itu, Camat Nibong, Zulfikar, mengatakan pihaknya telah menerima laporan awal dari Geuchik Sumbok Rayek. Ia berencana meninjau langsung lokasi kejadian untuk memastikan kondisi warga dan tingkat kerusakan sebagai dasar penanganan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Pemerintah desa bersama aparat terkait masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.***





