Rupiah Melemah ke Rp18.041 per Dolar AS pada Perdagangan Kamis Pagi

Ilustrasi
JAKARTA | PASESATU.COM — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat melemah hingga menyentuh level Rp18.041 per dolar AS pada perdagangan Kamis (4/6/2026) pagi.
Berdasarkan data pasar spot yang ditampilkan Morningstar pada pukul 04.29 UTC atau 11.29 WIB, kurs USD/IDR berada di level Rp18.041,00. Posisi tersebut menunjukkan pelemahan rupiah dibandingkan pergerakannya dalam beberapa pekan terakhir.
Data pergerakan satu bulan terakhir memperlihatkan tren kenaikan pasangan USD/IDR yang mengindikasikan tekanan terhadap mata uang Indonesia. Pada awal Mei 2026, rupiah masih bergerak di kisaran Rp17.300 per dolar AS sebelum secara bertahap mengalami pelemahan.
Memasuki pertengahan Mei, nilai tukar rupiah mengalami fluktuasi dan bergerak melewati level Rp17.500 per dolar AS. Tren pelemahan berlanjut hingga akhir Mei dan awal Juni, ketika dolar AS terus menguat terhadap rupiah.
Pada perdagangan Kamis pagi, kurs USD/IDR tercatat menembus level Rp18.000 per dolar AS dan mencapai Rp18.041, yang menjadi salah satu level tertinggi dolar AS terhadap rupiah dalam periode pemantauan satu bulan terakhir.
Pelemahan nilai tukar rupiah umumnya menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi memengaruhi biaya impor, terutama untuk bahan baku industri dan komoditas yang masih bergantung pada pasokan luar negeri. Selain itu, pergerakan kurs juga menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam pengendalian inflasi dan stabilitas ekonomi.
Pelaku pasar saat ini menantikan perkembangan kebijakan moneter serta langkah-langkah stabilisasi nilai tukar yang dapat ditempuh oleh otoritas terkait untuk menjaga kestabilan pasar keuangan domestik.***




