Satu Remaja Asal Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Air Terjun Tujuh Bidadari, Satu Korban Masih Dicari
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Setelah enam hari pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan satu dari dua remaja asal Desa Meunasah Rayeuk LB, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, yang dilaporkan hilang di kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari, Kecamatan Geureudong Pasee.
Korban yang ditemukan diketahui bernama Muhammad Dzuhdi (19). Jenazah ditemukan di aliran Krueng Suak, sekitar 200 meter dari jalan menuju kawasan Air Terjun Tujuh Bidadari, Jumat (26/6/2026).
Batuud Koramil 27 Geureudong Pasee, Pelda Rahmat, membenarkan penemuan tersebut.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini jenazah telah dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Geureudong Pasee untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara satu korban lainnya, Muhammad Ilham, masih dalam pencarian dan operasi akan kembali dilanjutkan," kata Rahmat saat dihubungi wartawan.
Hingga Jumat sore, tim gabungan yang terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat setempat masih melanjutkan pencarian terhadap Muhammad Ilham (16) di sekitar aliran sungai dan kawasan hutan menuju lokasi wisata tersebut.
Berdasarkan dugaan awal, kedua remaja itu diduga terseret arus Sungai Krueng Suak saat melintasi jalur menuju Air Terjun Tujuh Bidadari. Namun, penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Pelda Rahmat mengimbau masyarakat agar lebih mengutamakan keselamatan saat berkunjung ke kawasan wisata alam, terutama di lokasi yang memiliki medan berat dan potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba.
"Jangan memaksakan perjalanan tanpa didampingi warga yang mengenal lokasi. Langkah itu penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di kawasan wisata alam," ujarnya.
Sementara itu, ayah korban, Syahbuddin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi putranya.
"Dari hati yang paling dalam, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim gabungan dan masyarakat yang telah membantu mencari, mendoakan, serta mengevakuasi anak saya. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini. Kami juga berharap Muhammad Ilham segera ditemukan," tuturnya.
Muhammad Dzuhdi dan Muhammad Ilham sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (20/6/2026) setelah berkunjung ke kawasan wisata Air Terjun Tujuh Bidadari di Kecamatan Geureudong Pasee, Kabupaten Aceh Utara.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian terhadap Muhammad Ilham masih terus berlangsung.***


