ABK KM Emirates Meninggal Dunia Saat Melaut, Jenazah Tiba di PPS Kuta Raja Lampulo
Font Terkecil
Font Terbesar
BANDA ACEH | PASESATU.COM – Seorang anak buah kapal (ABK) KM Emirates GT 60 dilaporkan meninggal dunia saat kapal sedang melaut. Jenazah korban tiba di Dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kuta Raja Lampulo, Banda Aceh, Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 10.46 WIB.
Korban diketahui bernama Zulkifli Bendeh (59), warga Dusun Beureuh 01, Desa Seunebok Peusangan, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Berdasarkan informasi dari Polsus PWP3K Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, korban diduga meninggal dunia akibat sakit.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB saat KM Emirates sedang bersandar di Tuasan untuk beristirahat. Saat itu, korban tengah membawa ikan asin yang akan dimasak. Namun, ketika sedang duduk, korban tiba-tiba tidak sadarkan diri dan sempat mengalami kejang-kejang.
Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan ABK segera memberikan pertolongan pertama dengan melakukan kompresi dada. Namun, korban tidak menunjukkan respons. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada nahkoda kapal, yang selanjutnya memutuskan untuk menghentikan aktivitas pelayaran dan kembali ke pangkalan.
KM Emirates akhirnya sandar di Dermaga PPS Kuta Raja Lampulo pada Selasa pagi dengan membawa jenazah korban. Setelah proses penanganan awal, jenazah langsung diberangkatkan ke rumah duka di Kabupaten Aceh Timur untuk dimakamkan.
KM Emirates merupakan kapal penangkap ikan berukuran 60 GT milik Darkasyi yang dinakhodai Irwan, warga Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur.
Hingga saat ini, korban diduga meninggal dunia akibat sakit dan tidak ditemukan adanya indikasi lain berdasarkan laporan awal dari petugas di lapangan.***


