STAI Nusantara Banda Aceh Gelar Kuliah Umum Hadirkan Pemateri dari USIM Malaysia
Font Terkecil
Font Terbesar
BANDA ACEH | PASESATU.COM — STAI Nusantara Banda Aceh menggelar kuliah umum dengan menghadirkan pemateri dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), Prof. Dr. Mohd. Aderi Che Noh, yang merupakan profesor di Faculty of Major Language Studies, Negeri Sembilan, Malaysia.
Kuliah umum tersebut mengangkat tema “The Formation of Human Dignity and Noble Character Based on the Integration of Revealed Knowledge (Naqli) and Rational Knowledge (Aqli)” atau “Pembentukan Martabat Manusia dan Karakter Mulia Berbasis Integrasi Ilmu Wahyu (Naqli) dan Ilmu Rasional (Aqli)”.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari sejumlah program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Ekonomi Syariah (ES), serta Hukum Tata Negara Siyasah Syar’iyah (HTN).
Ketua STAI Nusantara Banda Aceh, Dr. Dicky Wirianto, M.A., mengatakan tema tersebut selaras dengan visi kampus dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal dalam pembelajaran.
“STAI Nusantara menyambut baik pelaksanaan kuliah umum ini karena sejalan dengan upaya penguatan integrasi nilai keislaman dalam kurikulum,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kampus dalam menanamkan nilai keislaman dan kebangsaan kepada mahasiswa.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu menjadi teladan di masyarakat,” katanya.
Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Mohd. Aderi Che Noh menekankan bahwa kecerdasan intelektual perlu diimbangi dengan karakter yang kuat. Menurutnya, pembentukan karamah insaniah melalui integrasi ilmu naqli dan aqli menjadi kunci dalam membangun manusia yang seimbang antara iman, akal, akhlak, dan amal.
Ia menjelaskan bahwa ilmu naqli berperan memberikan arah, nilai, dan prinsip ketuhanan, sedangkan ilmu aqli membantu memahami realitas, mengembangkan kemampuan berpikir, serta menyelesaikan persoalan kehidupan.
“Integrasi keduanya akan melahirkan manusia yang berilmu, bermartabat, adil, dan mampu berkontribusi bagi kesejahteraan umat,” ujarnya.
Kuliah umum berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang mendapat respons antusias dari peserta. Sejumlah mahasiswa mengaku memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya pembentukan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
Melalui kegiatan ini, STAI Nusantara Banda Aceh berharap dapat terus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berkontribusi positif bagi masyarakat dan negara.***
Penulis : Hamdani


