Komoditas Pertanian Aceh Diekspor ke Malaysia, Pelaku Usaha Keluhkan Minimnya Pemanfaatan Pelabuhan Lokal
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Sejumlah komoditas pertanian asal Aceh kembali diekspor ke Malaysia melalui jalur laut. Namun, pelaku usaha mengaku masih menghadapi kendala akses dan informasi terkait pemanfaatan pelabuhan lokal di Aceh Utara.
Aktivitas pengemasan barang untuk kebutuhan ekspor terlihat dilakukan di Aceh Utara, Minggu (17/5/2026). Pengiriman komoditas tersebut masih menggunakan jalur melalui Pelabuhan Tanjung Balai Asahan di Sumatera Utara sebelum diteruskan ke Malaysia.
Pelaku usaha, Mujiburrahman, mengatakan ekspor hasil bumi ke Malaysia telah beberapa kali dilakukan. Komoditas yang dikirim tidak hanya kelapa, tetapi juga berbagai produk lainnya dari Aceh.
“Pengiriman ini sudah beberapa kali dilakukan. Tidak hanya komoditas pertanian, tetapi juga produk lain seperti emping melinjo dan kerupuk dari Aceh Tamiang,” kata Mujiburrahman kepada wartawan.
Meski demikian, ia mengaku hingga kini masih menggunakan pelabuhan di Sumatera Utara karena belum memahami prosedur maupun pihak yang dapat dihubungi untuk memanfaatkan fasilitas pelabuhan di Aceh Utara, termasuk Pelabuhan Krueng Geukueh.
Menurutnya, penggunaan pelabuhan lokal akan lebih efisien bagi pelaku usaha karena dapat mempercepat distribusi barang sekaligus menekan biaya logistik.
“Kalau pelabuhan di daerah sendiri bisa dimanfaatkan, tentu lebih mudah. Pengiriman barang bisa lebih cepat sampai dan biaya angkut juga lebih hemat,” ujarnya.
Kondisi tersebut dinilai menunjukkan masih adanya kendala pemanfaatan fasilitas pelabuhan di Aceh Utara oleh pelaku usaha lokal. Padahal, keberadaan pelabuhan yang aktif dan mudah diakses diyakini dapat mendukung pertumbuhan ekspor komoditas daerah serta meningkatkan perekonomian masyarakat.***
Penulis : Abdul Rafar



