Blackout Dorong Permintaan Genset di Panton Labu, Pelaku Usaha Berburu Sumber Listrik Cadangan
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Permintaan generator set (genset) di Kota Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, mengalami peningkatan signifikan menyusul belum stabilnya pasokan listrik pasca gangguan sistem kelistrikan regional Sumatera. Kondisi tersebut mendorong masyarakat dan pelaku usaha mencari sumber listrik cadangan untuk menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan.
Pantauan di sejumlah toko penjualan genset di kawasan Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh, Selasa (26/5/2026), menunjukkan peningkatan aktivitas pembelian. Sejumlah unit genset baru juga terlihat didatangkan dari Medan, Sumatera Utara, untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat.
Peningkatan permintaan terutama berasal dari pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan operasional sehari-hari. Mulai dari pedagang, rumah makan, usaha pengisian air minum, hingga sektor jasa lainnya memilih menggunakan genset guna mengantisipasi pemadaman listrik yang masih terjadi di beberapa wilayah.
Salah seorang pekerja toko genset di Panton Labu mengatakan permintaan mulai meningkat sejak terjadinya gangguan pasokan listrik dalam beberapa hari terakhir.
“Permintaan genset meningkat karena banyak warga dan pelaku usaha membutuhkan listrik cadangan. Pembeli datang dari berbagai daerah untuk mencari genset sesuai kebutuhan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, tidak hanya genset berkapasitas kecil untuk kebutuhan rumah tangga yang diminati, tetapi juga genset berdaya lebih besar yang digunakan untuk mendukung kegiatan usaha. Harga genset bervariasi tergantung kapasitas mesin dan merek yang dipilih konsumen.
Dari sisi ekonomi, meningkatnya penjualan genset memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan peralatan listrik. Namun di sisi lain, kondisi tersebut menunjukkan tingginya biaya tambahan yang harus ditanggung masyarakat dan pelaku usaha untuk menjaga aktivitas tetap berlangsung selama pasokan listrik belum sepenuhnya stabil.
Pelaku usaha berharap pemulihan sistem kelistrikan di Aceh, khususnya Aceh Utara, dapat segera tuntas sehingga kegiatan ekonomi masyarakat kembali berjalan normal tanpa ketergantungan pada sumber listrik cadangan.***





