BERITA TERKINI

Belum Ditempati, Huntara Buket Padang Retak dan Tergenang Saat Hujan


ACEH UTARA | PASESATU.COM 
— Hunian sementara (huntara) yang dibangun untuk warga terdampak bencana di Gampong Buket Padang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dikeluhkan warga karena kondisinya sudah mengalami kerusakan meski belum ditempati.

Sejumlah bagian bangunan dilaporkan retak, terutama pada lantai, serta tidak mampu menahan air hujan yang masuk ke dalam ruangan. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran warga terkait kelayakan huntara sebagai tempat tinggal sementara.

Salah seorang warga, Abdul Rahman, mengatakan bahwa bangunan tersebut belum layak huni. Ia menilai, jika tetap digunakan, huntara justru berpotensi menambah beban bagi warga terdampak.

“Kalau hujan, air masuk ke dalam. Lantainya pun sudah retak. Kalau kondisinya seperti ini, lebih baik kami tinggal di gubuk atau menumpang di rumah saudara,” ujar Abdul Rahman, Selasa (7/4/2026).

Keluhan ini mencerminkan kekecewaan warga yang sebelumnya berharap huntara dapat menjadi tempat berlindung yang aman pascabencana. Namun, kondisi bangunan yang belum siap pakai justru memunculkan persoalan baru.

Abdul Rahman juga menyampaikan ungkapan dalam bahasa Aceh, “Minah bak ujeun, dong bak seurayung,” yang menggambarkan kondisi bangunan tidak nyaman saat cuaca panas maupun hujan.

Menurut warga, huntara seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal darurat, tetapi juga memberikan rasa aman dan perlindungan. Oleh karena itu, kualitas bangunan dinilai menjadi hal yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan.

Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi bangunan. Mereka juga meminta agar dilakukan perbaikan sebelum huntara ditempati.

“Sebaiknya diperbaiki terlebih dahulu sebelum ditempati, agar tidak menambah penderitaan warga,” kata Abdul Rahman.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi bangunan tersebut maupun rencana tindak lanjut yang akan dilakukan.***


Penulis : Abdul Rafar