Kepala UPTD Puskesmas Buket Hagu Turun Langsung Donor Darah, PMI Aceh Utara Beri Apresiasi Tinggi
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Aksi kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Kepala UPTD Puskesmas Buket Hagu, Kecamatan Lhok Sukon, dr. Yuliya Laila, yang turun langsung bersama jajaran stafnya dalam kegiatan donor darah yang digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Aceh Utara, Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa tenaga kesehatan tidak hanya bertugas di ruang pelayanan, tetapi juga hadir di garis depan dalam aksi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat. Di tengah meningkatnya kebutuhan darah di rumah sakit, keterlibatan tenaga medis sebagai pendonor menjadi kontribusi nyata dalam menyelamatkan nyawa.
dr. Yuliya Laila menegaskan bahwa donor darah merupakan bagian dari pengabdian tenaga kesehatan kepada masyarakat.
“Kegiatan donor darah ini rutin kami lakukan setiap dua bulan sekali sebagai bentuk komitmen membantu ketersediaan darah,” ujarnya.
Pihak PMI Kabupaten Aceh Utara memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif UPTD Puskesmas Buket Hagu. Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah yang terus dibutuhkan.
“Partisipasi dari tenaga kesehatan seperti ini sangat kami harapkan. Ini bukan hanya membantu secara langsung, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk ikut berdonor,” ungkap Lazuardi, petugas PMI yang memandu kegiatan.
Dari total 35 peserta, sebanyak 26 kantong darah berhasil dikumpulkan, dengan rincian, Golongan darah A: 3 kantong, Golongan darah B: 9 kantong
Golongan darah O: 11 kantong, Golongan darah AB: 3 kantong.
Sementara itu, sejumlah peserta belum dapat mendonorkan darahnya setelah melalui proses seleksi medis. Beberapa faktor penyebab di antaranya kadar hemoglobin (HB) rendah, sedang mengonsumsi obat, serta tekanan darah yang tidak stabil.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Aceh Utara.
Di balik setiap tetes darah yang disumbangkan, tersimpan harapan besar menyelamatkan nyawa dan memperpanjang kehidupan.***
