BERITA TERKINI

Haji Uma Bantu Fasilitasi Armada Pemulangan Warga Abdya yang Sempat Terkendala 2 Hari di Batam

Haji Uma Bantu Fasilitasi Armada Pemulangan Warga Abdya yang Sempat Terkendala 2 Hari di Batam

ACEH | PASESATU.COM
- Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma membantu memfasilitasi pemulangan jenazah warga Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya, yang meninggal dunia di Batam. Pemulangan jenazah tersebut sebelumnya sempat terkendala selama dua hari sebelum akhirnya dapat dipulangkan ke kampung halaman, Minggu (8/3/2026).

Bantuan yang diberikan berupa fasilitas ambulans untuk membawa jenazah almarhum M. Dahlan JH dari Bandara Internasional Kualanamu menuju rumah duka di Gampong Ujong Tanoh, Kecamatan Setia. Selain itu, Haji Uma juga menanggung biaya administrasi kargo di Bandara Kualanamu serta biaya ambulans hingga ke rumah duka dengan total sekitar Rp4,1 juta.

Sementara biaya tiket pemulangan jenazah dari Batam ke Kualanamu beserta peti jenazah yang mencapai sekitar Rp19 juta ditanggung oleh pihak keluarga.

Fasilitasi tersebut dilakukan setelah pihak Haji Uma menerima surat permohonan dari Camat Setia, Syamsul Hidayat, yang meminta bantuan pemulangan salah satu warganya yang meninggal di perantauan.

Jenazah almarhum dipulangkan dari Batam pada Sabtu (7/3/2026) sore dan tiba di Bandara Kualanamu pada hari yang sama. Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans yang telah disiapkan oleh Haji Uma dan tiba di rumah duka di Gampong Ujong Tanoh pada Minggu (8/3/2026) pagi.

Melalui Liaison Officer (LO) di Abdya, Jimy, Haji Uma turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran,” ujar Haji Uma.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga karena tidak dapat hadir langsung dalam proses pemulangan jenazah.

“Saya memohon maaf belum dapat ikut mengantar jenazah ke rumah duka karena masih berada di Jakarta menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI. Namun kami berupaya membantu semaksimal mungkin agar jenazah dapat segera dipulangkan ke kampung halaman,” katanya.

Camat Setia, Syamsul Hidayat, mengatakan almarhum ditemukan meninggal dunia di rumah tempat tinggalnya di Batam. Berdasarkan keterangan keluarga, almarhum telah merantau di Batam sekitar lima tahun.

Almarhum M. Dahlan (64) diketahui merupakan penyandang disabilitas tuna netra yang selama ini berjuang mencari nafkah di Batam. Kondisi tersebut membuat keluarga di kampung halaman mengalami keterbatasan untuk menanggung seluruh biaya pemulangan jenazah.

Karena itu, keuchik bersama pihak keluarga kemudian mengajukan permohonan bantuan kepada Haji Uma melalui surat resmi yang disampaikan oleh Camat Setia.

Selain bantuan dari Haji Uma, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya juga turut memberikan santunan kepada keluarga almarhum.

Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.

“Alhamdulillah, kami sekeluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Haji Uma yang telah memfasilitasi pemulangan keluarga kami. Hanya Allah yang mampu membalas segala kebaikan beliau,” ujar perwakilan keluarga.

Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nurul Asma serta tiga orang anak, yakni Khairil Hafiq, Irfan Maulana, dan Atul. (*)

Penulis : Abdul Rafar | Editor : Syahrul