Harga Cabai Merah di Aceh Utara Naik, Warga dan Pedagang Terdampak
Berdasarkan pantauan di pasar tradisional Panton Labu, harga cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp25.000 per kilogram kini naik menjadi Rp35.000 per kilogram. Meski kenaikannya tidak terlalu signifikan dibandingkan bulan sebelumnya, cabai merah tetap menjadi salah satu komoditas yang paling memengaruhi pengeluaran harian masyarakat.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengurangi jumlah pembelian. “Biasanya beli setengah kilogram, sekarang hanya seperempat kilogram, sesuai kebutuhan sehari-hari,” ujar Mariamah, seorang ibu rumah tangga saat ditemui di pasar.
Pedagang sayur-mayur di Kota Panton Labu menyebutkan kenaikan harga cabai merah disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari wilayah dataran tinggi Gayo, Aceh Tengah dan Bener Meriah. Menurut pedagang, faktor cuaca serta terganggunya distribusi akibat kondisi jalan menuju Aceh Tengah yang belum sepenuhnya normal turut memengaruhi pasokan.
“Hasil panen petani menurun, sementara permintaan tetap tinggi. Harga dari agen sudah naik. Kalau kami jual murah, kami rugi, tapi kalau mahal pembeli jadi berkurang,” kata M. Yahya, pedagang cabai di Pasar Kota Panton Labu, Kamis (5/2/2026).
Kenaikan harga cabai merah ini tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha kecil seperti warung makan dan pedagang kaki lima yang menjadikan cabai sebagai bahan utama masakan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah untuk menstabilkan harga, baik melalui pengawasan distribusi maupun upaya intervensi pasar, sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau dan tidak semakin membebani warga.(*)

