BERITA TERKINI

TK Satu Atap SDN 11 Tanah Jambo Aye Terpaksa Belajar di Kaki Lima Sekolah

Penulis : Abdul Rafar| Editor : Syahrul

ACEH UTARA | PASESATU.COM 
— Dampak banjir yang melanda Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, masih dirasakan hingga kini, terutama pada sektor pendidikan. Pada Senin (3/1/2026), siswa TK Satu Atap SD Negeri 11 Tanah Jambo Aye terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di kaki lima sekolah karena ruang kelas belum dapat difungsikan.

Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu meninggalkan genangan air dan lumpur tebal di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah ruang belajar dan peralatan pendidikan rusak, sehingga kegiatan belajar harus dialihkan ke area terbuka dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Situasi semakin memprihatinkan karena sebagian besar siswa datang ke sekolah tanpa mengenakan seragam dan tidak membawa perlengkapan belajar. Seragam, tas, buku, serta alat tulis mereka dilaporkan rusak atau hilang akibat terendam banjir.

“Jangankan baju sekolah, pakaian di rumah saja sudah tidak ada lagi,” ujar salah seorang orang tua murid asal Gampong Biara dengan nada lirih. Ia mengungkapkan, hampir seluruh barang kebutuhan keluarga hanyut dan rusak saat banjir menerjang permukiman warga.

Meski dalam keterbatasan, para guru tetap berupaya menjalankan kegiatan belajar mengajar semampunya. Mereka berusaha menjaga semangat anak-anak agar tetap mau bersekolah dan tidak kehilangan motivasi belajar.

Namun demikian, kondisi belajar di ruang terbuka dinilai tidak layak untuk jangka panjang. Pihak sekolah dan warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait, terutama dalam bentuk bantuan perlengkapan sekolah, pakaian bagi siswa, serta pemulihan fasilitas pendidikan.

Diharapkan, dengan adanya penanganan dan dukungan yang cepat, proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara normal dan anak-anak dapat memperoleh hak pendidikan yang layak dan bermartabat.(*)