Pante Panah Terendam Banjir, Warga Gunakan Perahu Drum untuk Menyeberang
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Akses penghubung antara Gampong Krung Lingka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dengan Gampong Pante Panah, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, hingga Jumat (19/12/2025) masih sulit dilalui akibat banjir.
Genangan air setinggi sekitar 90 sentimeter merendam badan jalan sepanjang kurang lebih 200 meter. Kondisi tersebut disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan di lokasi menunjukkan, banjir membuat kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas secara langsung. Untuk menjaga mobilitas warga, masyarakat setempat berinisiatif menyediakan perahu darurat rakitan yang terbuat dari drum bekas yang dilapisi papan kayu.
Perahu tersebut digunakan sebagai sarana penyeberangan bagi warga yang hendak beraktivitas, baik menuju Aceh Utara maupun Aceh Timur.
Bahkan, sepeda motor turut diangkut menggunakan perahu agar tetap dapat melewati jalur vital tersebut.
“Air masih setinggi pinggang orang dewasa, jadi motor tidak bisa lewat. Terpaksa pakai perahu,” ujar salah seorang warga setempat.
Setidaknya tersedia dua jenis perahu, yakni perahu khusus penumpang dan perahu yang mampu mengangkut hingga dua unit sepeda motor dalam satu kali penyeberangan. Seluruh aktivitas penyeberangan dilakukan secara swadaya oleh warga demi membantu sesama pengguna jalan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani kondisi tersebut, baik melalui penanganan darurat maupun perbaikan infrastruktur, agar akses penghubung antarwilayah kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu akibat banjir.(*)
