Mendagri Tekankan Percepatan Pendataan Korban Banjir di Aceh Utara
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya percepatan pendataan warga terdampak banjir di Aceh Utara, agar bantuan dari pemerintah pusat dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir dan berdialog dengan aparat pemerintah daerah serta warga di Desa Geudumbak Kecamatan Langkahan pada Selasa (30/12/2025).
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa anggaran bantuan telah tersedia, namun penyalurannya sangat bergantung pada kelengkapan dan keabsahan data di tingkat daerah.
Menurut Tito, pendataan awal dapat dilakukan dari tingkat desa dan disahkan oleh kepala desa atau geuchik, sebelum kemudian ditetapkan melalui keputusan kepala daerah.
“Data dari desa menjadi kunci. Setelah itu, kepala daerah tinggal menetapkan melalui surat keputusan,” kata Tito.
Ia menjelaskan, mekanisme tersebut dimaksudkan untuk mempercepat proses administrasi tanpa mengabaikan aspek pertanggungjawaban. Data penerima bantuan selanjutnya akan direkap dan disampaikan ke pemerintah provinsi serta instansi terkait di tingkat pusat.
Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menyebutkan bahwa pemerintah menyiapkan bantuan ekonomi langsung bagi warga terdampak, di antaranya bantuan sebesar Rp3 juta untuk mendukung pemulihan ekonomi keluarga, serta tambahan bantuan sosial dari perbankan sebesar Rp5 juta. Selain itu, pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengalokasikan anggaran penanganan bencana bagi wilayah terdampak.
Tito mengakui bahwa proses pendataan di lapangan bukan hal yang mudah, mengingat luasnya wilayah terdampak serta perbedaan kondisi antar desa. Namun, ia meminta agar data yang telah tersedia dapat segera dikirim tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan selesai.
“Yang sudah ada datanya bisa langsung diproses. Pendataan bisa dilakukan secara bertahap,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan mengawal proses tersebut dan meminta seluruh jajaran pemerintah daerah untuk berkoordinasi secara aktif agar bantuan dapat segera diterima oleh masyarakat yang terdampak banjir.
Kunjungan Mendagri ke Aceh Utara ini merupakan bagian dari upaya pemantauan langsung penanganan pascabencana, sekaligus memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan sesuai ketentuan.(*)
