Banjir Aceh Utara: 185 Orang Meninggal, Ratusan Ribu Warga Terdampak
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Bencana banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Hingga Minggu, 21 Desember 2025 pukul 12.00 WIB, sebanyak 185 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 7 orang lainnya masih dinyatakan hilang, berdasarkan data sementara Pusat Informasi Posko Bencana Banjir BPBD Aceh Utara.
Selain korban meninggal, banjir juga menyebabkan 2.137 orang mengalami luka-luka dan memaksa puluhan ribu warga meninggalkan tempat tinggalnya. Total warga terdampak mencapai 124.514 kepala keluarga atau 432.179 jiwa, dengan 19.514 kepala keluarga di antaranya harus mengungsi ke 218 titik pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah.
Kelompok rentan turut terdampak serius dalam bencana ini, terdiri atas 1.324 ibu hamil, 8.847 balita, 6.141 lansia, serta 436 penyandang disabilitas. Pemerintah daerah bersama tim penanganan bencana memprioritaskan kelompok tersebut dalam layanan kesehatan dan bantuan darurat.
Dampak banjir juga terlihat pada kerusakan permukiman warga. BPBD mencatat 73.373 rumah terendam, 3.463 rumah hilang, serta ribuan lainnya mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan. Infrastruktur publik seperti jalan, jembatan, sekolah, fasilitas kesehatan, rumah ibadah, dan sarana ekonomi masyarakat turut terdampak.
Di sektor pertanian, banjir merendam 14.509 hektare sawah dan 10.674 hektare tambak, yang dikhawatirkan akan berdampak pada ketahanan pangan dan pendapatan warga.
BPBD Aceh Utara menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring proses pendataan di lapangan. Upaya evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan layanan dasar terus dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI-Polri, dan relawan kemanusiaan.(*)

