BERITA TERKINI

Update: Banjir Aceh Utara Meluas ke Delapan Kecamatan, 4.147 Warga Terdampak


ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara sejak beberapa hari terakhir terus meluas. Hingga Senin, 24 November 2025, sebanyak 4.147 jiwa atau 2.551 kepala keluarga dilaporkan terdampak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Fuad Mukhtar, menyebutkan genangan air kini menjangkau delapan kecamatan, meningkat dari sebelumnya tujuh wilayah.

“Air meluas ke sejumlah titik baru. Saat ini ada delapan kecamatan yang terendam,” ujarnya.

Delapan kecamatan tersebut meliputi Tanah Jambo Aye, Seunuddon, Langkahan, Baktiya, Baktiya Barat, Syamtalira Aron, Samudera, dan Muara Batu.

BPBD mencatat sebanyak 1.754 jiwa dari 589 kepala keluarga terpaksa mengungsi akibat tingginya debit air. Kecamatan Seunuddon menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 873 jiwa, disusul Baktiya sebanyak 225 jiwa dan Baktiya Barat 162 jiwa. Para pengungsi kini menempati meunasah, balai dusun, gedung sekolah, serta rumah kerabat.

Selain merendam permukiman, banjir juga menggenangi lahan pertanian. Di Kecamatan Seunuddon, sekitar 200 hektare sawah terendam, termasuk area persemaian benih padi.

Camat Baktiya Barat, Andre Prayuda, melaporkan kondisi banjir pada Senin pagi cenderung stabil.

“Secara umum debit air tidak meningkat, meski beberapa gampong masih terendam,” katanya.

Ia menyebut sekitar 180 hektare lahan pertanian masih tergenang, sementara tambak di 14 gampong belum pulih dari banjir. Di wilayahnya, warga yang mengungsi antara lain berasal dari Gampong Blang Seunong sebanyak 70 jiwa (30 KK) dan Gampong Lhok Iboh sebanyak 46 jiwa (20 KK).

BPBD Aceh Utara terus melakukan pemantauan dan mengimbau warga tetap waspada mengingat cuaca diperkirakan masih berpotensi hujan.(*)