BERITA TERKINI

Ketua PGRI Aceh Utara Tegaskan Prioritas Keselamatan Siswa di Tengah Banjir



ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara serta Plt Sekda Kabupaten Aceh Utara, memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan pengurus PGRI Aceh Utara periode 2025–2030. Wawancara berlangsung di Aula Sekdakab Aceh Utara, Selasa (25/11/2025), setelah rangkaian acara pelatihan dan konsolidasi pendidikan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Jamaluddin menegaskan bahwa sektor pendidikan harus tetap adaptif terhadap kondisi darurat, terutama menghadapi banjir yang melanda sejumlah kawasan di Aceh Utara dalam beberapa hari terakhir. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah memantau kondisi sekolah di wilayah yang terdampak, khususnya di kecamatan-kecamatan yang rutin menjadi langganan banjir.

“Apabila banjir berlanjut, ujian semester akan kita geser. Namun jika banjirnya surut, ujian tetap dilaksanakan sesuai jadwal,” ujar Jamaluddin.

Ia menjelaskan bahwa keputusan ini dibuat untuk memastikan keselamatan siswa dan guru tetap menjadi prioritas utama. Selain itu, Dinas Pendidikan telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala sekolah untuk melakukan pemantauan harian terhadap kondisi lingkungan belajar serta melaporkan perkembangan terkini.

Jamaluddin juga menambahkan bahwa fleksibilitas jadwal bukan berarti kualitas penilaian akan menurun. Menurutnya, setiap sekolah diberi ruang untuk mengatur ulang teknis pelaksanaan ujian, baik secara tatap muka apabila memungkinkan, maupun opsi penjadwalan ulang bila akses ke sekolah masih terputus akibat banjir.

“Kita ingin memastikan tidak ada siswa yang tertinggal hanya karena faktor bencana. Pendidikan tetap berjalan, tetapi harus menyesuaikan keadaan di lapangan,” tegasnya.

Ia berharap cuaca segera membaik agar seluruh proses pembelajaran tetap berlangsung normal dan tidak mengganggu kalender akademik. PGRI Aceh Utara, kata Jamaluddin, juga akan terus berkomunikasi dengan para guru untuk memastikan layanan pendidikan tetap maksimal meski daerah berada dalam situasi darurat banjir. (*)