BERITA TERKINI

GP Ansor Aceh Utara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penembakan di Alue Lim


ACEH UTARA | PASESATU.COM
– Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Aceh Utara mengecam keras aksi penembakan yang terjadi di kawasan Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat , Kota Lhokseumawe. Insiden tersebut dinilai meresahkan masyarakat dan mengancam stabilitas keamanan daerah.

Ketua GP Ansor Aceh Utara, Adni Fajri menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa tersebut dan meminta aparat kepolisian, baik di tingkat Polres Lhokseumawe maupun Polda Aceh, untuk segera melakukan langkah-langkah tegas serta pengusutan menyeluruh terhadap kasus ini.

“Kami mendesak agar penanganan kasus ini dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya sebatas menangkap pelaku di lapangan, tetapi juga menelusuri siapa pun yang terlibat di baliknya,” ujar Adni Fajri dalam keterangannya, Kamis (13/11/2025).

Menurut Adni, terdapat indikasi bahwa aksi penembakan tersebut tidak dilakukan oleh satu orang saja. GP Ansor Aceh Utara menduga adanya keterlibatan pihak lain, baik sebagai perencana, penyedia fasilitas, maupun pihak yang berupaya menutupi kejahatan tersebut.

GP Ansor Aceh Utara mendesak aparat untuk Mengidentifikasi dan menangkap seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pelaku eksekusi hingga otak di balik aksi penembakan.

– Mengungkap motif sebenarnya, apakah murni tindak kriminal, konflik pribadi, atau memiliki dimensi lain.

– Menyelidiki asal-usul senjata api yang digunakan serta memastikan bagaimana senjata tersebut bisa beredar di masyarakat.

Adni menegaskan, kasus ini menjadi ujian bagi aparat penegak hukum dalam menjamin rasa aman dan keadilan bagi warga. Ia berharap penanganan yang cepat, tepat, dan transparan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“GP Ansor Aceh Utara siap mendukung dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tenang namun aktif memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” tambahnya.

Ia berharap, pengusutan tuntas kasus ini dapat menimbulkan efek jera bagi para pelaku dan mencegah terulangnya tindakan kekerasan serupa di masa mendatang. (*)