Seragam dan Sebungkus Nasi ala Kapolsek Paya Bakong Mengetuk Hati Warga
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Di sebuah sudut jalan Kecamatan Paya Bakong yang lengang, Jumat (22/8/2025), sosok berseragam polisi tampak membaur bersama warga. Ia menyapa hangat sambil menyerahkan kotak nasi satu per satu.
Sosok itu adalah Ipda Irvan, Kapolsek Paya Bakong.
Seperti pekan-pekan sebelumnya, hari itu ia kembali turun langsung membagikan 130 nasi kotak melalui Program Geubibu – Gerakan Berbagi Sepuluh Ribu, sebuah inisiatif sederhana yang kini menjadi harapan bagi banyak warga di wilayah terpencil Aceh Utara.
“Ini bukan soal jumlah, ini soal kehadiran,” ujar Ipda Irvan di sela kegiatan. “Polisi itu bukan cuma soal patroli atau pengamanan. Kami ingin benar-benar hadir, apalagi bagi mereka yang mungkin tak punya siapa-siapa.”
Donasi Rp10 Ribu Jadi Gerakan
Program Geubibu lahir dari gagasan sederhana: mengumpulkan donasi Rp10.000 dari siapa saja yang ingin berbagi. Tak butuh waktu lama, ide itu menjelma menjadi gerakan luas.
Kini, lebih dari 2.000 donatur ikut berpartisipasi, termasuk dari Malaysia, Qatar, Amerika Serikat, hingga Abu Dhabi.
Donasi yang terkumpul disalurkan dalam bentuk nasi kotak, santunan bagi anak yatim, bantuan untuk lansia, penyandang disabilitas, hingga korban bencana. Semua dilakukan tanpa birokrasi rumit, langsung melalui tangan relawan dan aparat kepolisian yang terlibat, termasuk Ipda Irvan sendiri.
“Banyak dari mereka bahkan menangis saat menerima bantuan,” tutur Irvan. “Bukan karena nilainya besar, tetapi karena mereka merasa diingat.”
Polisi dengan Wajah Humanis
Bagi Irvan, program ini adalah bagian dari pendekatan baru kepolisian. Ia tak ingin institusi tempatnya bertugas hanya dikenal lewat penegakan hukum.
“Kami ingin menghapus jarak. Bahwa polisi juga manusia. Bahwa kami peduli,” tegasnya.
Pendekatan sosial yang dijalankan Polsek Paya Bakong itu mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, menilai Program Geubibu sebagai contoh konkret peran polisi sebagai pelindung, pengayom, sekaligus pelayan masyarakat.
“Kapolsek Paya Bakong telah memberi teladan bagaimana polisi bisa hadir bukan hanya dalam konteks hukum, tetapi juga kemanusiaan,” ujar Kapolres.(*)