Sinergi Polres Aceh Utara dan OPD, Gotong Royong Bersihkan Masjid Sambut Ramadhan
"Semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga. Tidak hanya dalam menyambut Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari"
Kapolres Aceh Utara, AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., turun langsung bersama jajaran Polres, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, Dr. A. Murtala, M.Si., serta para kepala OPD dan masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan sinergi kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga kebersihan tempat ibadah.
Sejumlah OPD turut serta dalam kegiatan ini, termasuk Dinas PRKP, Dinas Kesbangpol, Dinas Pertanian, BPBD Kabupaten Aceh Utara, Dinas Disperindag, Dinas PUPR, Dinas Transnaker, Dishub, Dinas Stapan, DKP, serta Sisbunakeswan. Tak ketinggalan, Muspika Kecamatan Lhoksukon, geuchik, aparatur desa, dan pengurus BKM Masjid Baiturrahim ikut ambil bagian.
Suasana penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan. Semua peserta bekerja sama membersihkan pekarangan, mencabut rumput liar, hingga mengangkut sampah. Tidak ada sekat antara pejabat, aparat, dan warga—semua bergerak sebagai satu kesatuan dengan tujuan yang sama: menciptakan lingkungan masjid yang bersih dan nyaman untuk ibadah.
Baca Juga :
- Tinjauan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan, Sekda Aceh Utara Pantau Stabilitas Pasar
- Kejari Aceh Utara Eksekusi Terpidana Kasus Monumen Islam Samudera Pasai
- WH Aceh Utara Akan Tertibkan Pedagang Saat Ramadan, Pedagang Dihimbau Patuhi Aturan
Kasi Humas Polres Aceh Utara, AKP Bambang, menegaskan bahwa gotong royong ini bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat.
"Kegiatan ini menunjukkan bahwa kebersamaan adalah kekuatan kita. Dengan bekerja sama, kita tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga membangun solidaritas yang lebih kuat antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat," ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong terus terjaga. Tidak hanya dalam menyambut Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Kerja sama seperti ini menjadi bukti bahwa kebersihan, keamanan, dan kenyamanan adalah tanggung jawab bersama.
“Kita ingin menunjukkan bahwa sinergi antara masyarakat dan pemerintah bukan sekadar wacana, tetapi nyata dalam aksi. Semoga semangat gotong royong ini terus hidup dan menjadi budaya di tengah masyarakat,” pungkasnya.***
