BERITA TERKINI

Pasca Banjir, Aktivitas Belajar Mengajar di SDN 7 Tanah Jambo Aye Kembali Normal

Penulis :  Abdul Rafar | Editor : Syahrul



ACEH UTARA | PASESATU.COM – Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, kini kembali berjalan normal setelah sebelumnya sempat terhenti akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. 

Para siswa dan guru kembali melaksanakan proses pembelajaran secara tatap muka meskipun sejumlah fasilitas sekolah masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana.

Berdasarkan pantauan pada Sabtu (9/1/2026), suasana sekolah tampak kondusif. Anak-anak kembali memenuhi ruang kelas dengan raut wajah antusias, menunjukkan semangat besar untuk kembali menimba ilmu meski kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih. Beberapa ruang kelas masih digunakan secara sederhana, menyesuaikan dengan keterbatasan sarana yang ada.

Kepala Sekolah SDN 7 Tanah Jambo Aye, Azizah, mengatakan bahwa seluruh kegiatan pembelajaran sudah kembali berjalan seperti biasa tanpa kendala berarti. Menurutnya, pihak sekolah berupaya maksimal agar hak pendidikan para siswa tidak terganggu terlalu lama akibat bencana.

“Alhamdulillah, hari ini proses belajar mengajar sudah kembali normal. Anak-anak sudah bisa mengikuti pelajaran di dalam kelas dengan bimbingan para guru, meskipun masih ada keterbatasan fasilitas,” ujar Azizah.

Dalam dokumentasi foto yang diterima, terlihat para siswa belajar dengan tertib menggunakan meja lipat atau meja lesehan sambil duduk di atas karpet. Ruangan belajar tampak dikelilingi tumpukan buku pelajaran yang berhasil diselamatkan dari genangan banjir. Kondisi tersebut mencerminkan semangat kemandirian dan ketangguhan pihak sekolah dalam menyiasati situasi darurat demi keberlangsungan pendidikan.

Pihak sekolah berharap cuaca ke depan tetap bersahabat sehingga proses pemulihan fasilitas dapat berjalan optimal. Normalnya kembali aktivitas belajar di SDN 7 Tanah Jambo Aye diharapkan menjadi dorongan moral bagi sekolah-sekolah lain di wilayah terdampak banjir agar segera bangkit dan kembali menjalankan kegiatan pendidikan secara penuh. (*)