Haji Uma Ucapkan Selamat atas Pelantikan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
Font Terkecil
Font Terbesar
JAKARTA | PASESATU.COM — Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, menyampaikan ucapan selamat kepada Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Kamis (1/10/2026).
Ucapan tersebut disampaikan Haji Uma melalui publikasi ucapan selamat yang menampilkan dirinya bersama Suyudi Ario Seto.
Suyudi resmi menjabat Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis. Ia menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri. Dalam pelantikan tersebut, Suyudi juga resmi menyandang pangkat jenderal bintang empat.
Pelantikan Suyudi dilakukan setelah DPR RI menyetujui pencalonannya melalui Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027. Sebelumnya, Komisi III DPR RI menyetujui Suyudi secara aklamasi setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada Kamis pagi.
Suyudi sebelumnya menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri, termasuk Kapolda Banten.
Dalam uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI, Suyudi memaparkan sejumlah agenda transformasi Polri. Salah satunya penguatan kelembagaan dengan penyederhanaan struktur organisasi serta penguatan peran satuan kewilayahan.
“Selamat dan sukses atas terpilihnya Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia,” demikian pesan yang ditampilkan dalam publikasi ucapan selamat Haji Uma.
Haji Uma merupakan senator asal Aceh yang saat ini dipercaya sebagai Wakil Ketua II Panitia Urusan Rumah Tangga (PURT) DPD RI. Posisi tersebut tercantum dalam susunan pimpinan alat kelengkapan DPD RI periode berjalan.
Ucapan selamat tersebut disampaikan Haji Uma menyusul selesainya seluruh tahapan pergantian Kapolri, mulai dari pengajuan calon oleh Presiden, uji kelayakan dan kepatutan di DPR, persetujuan dalam rapat paripurna, hingga pelantikan oleh Presiden.***
Editor : Syahrul



