Dua Malam Listrik Terganggu, Anggota DPRK Aceh Utara Kecewa dengan Respons PLN Panton Labu
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara dari Fraksi Golkar, Zulkifli alias Toke Dun, menyatakan kecewa terhadap respons pelayanan PT PLN (Persero) dalam menangani gangguan listrik yang terjadi selama dua malam berturut-turut di sejumlah desa di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.
Ia meminta PLN melalui UP3 Lhokseumawe dan ULP Panton Labu tidak sekadar menerima laporan masyarakat, tetapi juga memberikan respons cepat, kepastian penanganan, serta informasi yang jelas mengenai pemulihan pasokan listrik.
“Saya kecewa dengan pelayanan PLN,” ujar Toke Dun, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, gangguan listrik yang berulang selama dua malam telah menimbulkan keresahan masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, semestinya menjadi perhatian serius PLN, terutama dalam merespons keluhan pelanggan dan memastikan penanganan gangguan berjalan dengan cepat.
Gangguan listrik itu dilaporkan terjadi di sejumlah desa, antara lain Gampong Tanjong Ceungai, Teupin Bayu, dan Tanjong Minjei, serta beberapa desa lainnya di Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Toke Dun menegaskan, masyarakat dapat memahami apabila pemadaman terjadi akibat kendala teknis. Namun, ia menilai pelayanan kepada pelanggan juga harus ditunjukkan melalui kecepatan merespons laporan dan keterbukaan informasi mengenai penanganan gangguan.
“Kalau memang ada gangguan, masyarakat bisa memahami. Tetapi ketika sudah dilaporkan, tentu kita berharap ada respons dan penanganan yang cepat. Apalagi ini sudah dua malam berturut-turut,” tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Gangguan yang berlangsung berulang dapat menghambat aktivitas rumah tangga, mengganggu operasional usaha kecil, serta menyulitkan warga yang bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Sebagai wakil rakyat, Toke Dun menyatakan bahwa keluhan masyarakat harus menjadi perhatian pihak terkait. Ia meminta PLN mengevaluasi kualitas pelayanan, mempercepat penanganan gangguan, dan memastikan pelanggan memperoleh informasi yang memadai ketika terjadi masalah pada jaringan listrik.
“Jangan sampai masyarakat sudah berkali-kali melapor, tetapi masih harus menunggu lama tanpa kejelasan. Keluhan warga harus didengar dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia berharap PLN segera menyelesaikan gangguan listrik di Tanah Jambo Aye dan sekitarnya serta meningkatkan kualitas respons pelayanan agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan serupa.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari PLN mengenai penyebab gangguan listrik selama dua malam berturut-turut tersebut. Konfirmasi kepada pihak PLN diperlukan untuk memperoleh penjelasan mengenai penyebab gangguan, tindak lanjut laporan masyarakat, dan langkah pemulihan pasokan listrik.***



