Alfa Khalil Ikram Dilantik sebagai Ketua DPC GEKRAFS Lhokseumawe
Font Terkecil
Font Terbesar
SABANG | PASESATU.COM — Alfa Khalil Ikram resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Lhokseumawe dalam pelantikan DPC GEKRAFS se-Aceh yang berlangsung di Sabang Fair, Sabang, Jumat (9/10/2026).
Turut hadir Ketua DPC GEKRAFS Lhokseumawe, Alfa Khalil Ikram, didampingi Teuku Martunis sebagai Wakil Ketua dan Faizar Rianda sebagai Sekretaris, bersama 15 anggota DPC GEKRAFS Lhokseumawe.
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GEKRAFS Aceh, Sunnyl Iqbal. Sunnyl sebelumnya resmi memimpin DPW GEKRAFS Aceh setelah dilantik oleh Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, pada Juni 2025.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan di Aceh, di antaranya Ketua Umum GEKRAFS Kawendra Lukistian, Ketua Dekranasda Aceh Marlina Usman, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) periode 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem Raji Firdana, serta Komisaris PT Perta Arun Gas, Wanda Assyura.
Pelantikan DPC GEKRAFS se-Aceh tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi GEKRAFS di tingkat kabupaten/kota sekaligus mendorong pengembangan sektor ekonomi kreatif di daerah.
GEKRAFS merupakan organisasi yang bergerak dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif dengan mendorong kolaborasi antara pelaku kreatif, pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Alfa Khalil Ikram mengatakan, pelantikan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat peran GEKRAFS dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe.
“Kami ingin GEKRAFS Lhokseumawe menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang, berkolaborasi, dan membuka lebih banyak peluang. Tentunya ini membutuhkan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak,” ujar Alfa Khalil Ikram.
Dengan terbentuknya kepengurusan DPC GEKRAFS Lhokseumawe, organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe untuk mengembangkan potensi, memperluas jejaring, serta meningkatkan kontribusi sektor kreatif terhadap perekonomian daerah.
Khalil mengatakan, terbentuknya kepengurusan GEKRAFS di berbagai daerah di Aceh diharapkan dapat memperkuat peran organisasi dalam mendukung perkembangan pelaku ekonomi kreatif serta membuka peluang kerja sama lintas sektor.
“Semoga dengan hadirnya DPC GEKRAFS di seluruh Aceh menjadi ruang untuk berkolaborasi dan bersinergi dalam membangun serta memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Aceh,” ujar Alfa Khalil Ikram.***



