Adhifatra Agussalim Dukung Budayantara Fest 2026 untuk Solidaritas Palestina
Font Terkecil
Font Terbesar
![]() |
| Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPW GAMIES) Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim. Dok Ist/pasesatu.com |
BANDA ACEH | PASESATU.COM – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Generasi Amanat Masyarakat Indonesia Ekonomi Sejahtera (DPW GAMIES) Provinsi Aceh, Adhifatra Agussalim, mendukung pelaksanaan Budayantara Fest 2026 sebagai wadah penguatan solidaritas kemanusiaan dan persahabatan Indonesia–Palestina. Festival tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026, di Hutan Kota Srengseng, Jakarta Barat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB itu mengusung tema “Penanaman Pohon Persahabatan Indonesia–Palestina”. Acara ini dirancang untuk memadukan pelestarian lingkungan, pertukaran budaya, edukasi kemanusiaan, dan aksi solidaritas bagi rakyat Palestina.
Adhifatra menilai Budayantara Fest 2026 dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan sekaligus menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina dalam memperoleh kemerdekaan, keadilan, dan kehidupan yang bermartabat.
“Kami dari DPW GAMIES Provinsi Aceh mendukung penuh kegiatan Budayantara Fest 2026. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, mempererat persahabatan Indonesia–Palestina, serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk menyuarakan perdamaian dan mendukung terwujudnya Palestina yang merdeka, berdaulat, dan bermartabat,” ujar Adhifatra, Jumat (16/10/2026).
Menurut dia, pendekatan budaya dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial, terutama kepada generasi muda. Melalui kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas, pesan kemanusiaan diharapkan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Budayantara Fest 2026 merupakan hasil kolaborasi dengan Renee Partina selaku CEO AVR dan Masdjo Arifin sebagai pengurus BMDN. Sejumlah agenda direncanakan mengisi festival tersebut, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kegiatan komunitas, hingga diskusi serta edukasi mengenai isu kemanusiaan.
Salah satu agenda utamanya adalah penanaman pohon persahabatan Indonesia–Palestina. Kegiatan ini diharapkan menjadi simbol hubungan persahabatan sekaligus pengingat bahwa dukungan terhadap nilai-nilai kemanusiaan perlu diwujudkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan.
Adhifatra juga mengajak organisasi kemasyarakatan, komunitas pemuda, pelaku UMKM, serta pegiat sosial untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang mengedepankan perdamaian dan solidaritas lintas bangsa.
Ia berharap keterlibatan berbagai elemen masyarakat dapat memperluas gerakan kepedulian terhadap Palestina sekaligus mendorong terciptanya kehidupan yang aman, adil, dan damai bagi seluruh masyarakat dunia.
“Dari budaya untuk kemanusiaan. Semoga setiap langkah kecil yang kita lakukan menjadi bagian dari harapan besar bagi perdamaian dunia dan kemerdekaan Palestina,” tutupnya.***
Editor : Syahrul Usman



