24 Hari Jadi Kapolsek, Langsung Dihadapkan Banjir Bandang: Iptu Irwan Tinggalkan Pante Bidari dengan Kenangan Mendalam
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH TIMUR | PASESATU.COM — Hampir 11 bulan mengemban tugas sebagai Kapolsek Pante Bidari, Iptu Irwan Hadi Sagala harus mengakhiri pengabdiannya di tengah masyarakat dengan sebuah perpisahan yang sarat kenangan.
Kenduri temu pisah yang digelar Kamis (1/10/2026) itu berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, para keuchik, Muspika, hingga insan pers hadir melepas kepergian perwira yang selama ini dikenal dekat dengan berbagai elemen masyarakat Pante Bidari.
Bagi Iptu Irwan, Pante Bidari bukan sekadar wilayah tempat bertugas. Hampir 11 bulan berada di tengah masyarakat membuat kawasan itu meninggalkan cerita tersendiri, terutama ketika dirinya bersama personel kepolisian dan masyarakat menghadapi musibah banjir bandang.
Yang membuat pengalaman itu begitu membekas, bencana tersebut terjadi hanya 24 hari setelah dirinya resmi menjabat sebagai Kapolsek Pante Bidari.
“Baru 24 hari saya menjabat sebagai Kapolsek Pante Bidari, saya langsung diuji dengan musibah banjir bandang. Berkat kerja sama personel dan dukungan masyarakat, semuanya bisa kita lalui bersama,” ujar Iptu Irwan.
Ia mengenang, penanganan banjir tidak berhenti ketika air mulai surut. Personel kepolisian bersama masyarakat terus bergerak membersihkan lingkungan dan membantu warga yang terdampak.
Bahkan, kata dia, sejumlah bantuan harus diantar dengan menerobos kondisi berlumpur.
“Kami bersama-sama masyarakat melakukan pembersihan pascabanjir. Bahkan kami mengarungi lumpur untuk mengantarkan bantuan. Tidak hanya saat banjir datang, tetapi ketika banjir surut pun kami masih berjibaku membantu masyarakat,” katanya.
Kini, setelah hampir 11 bulan bertugas di Pante Bidari, Iptu Irwan mendapat amanah baru sebagai Kasiwas Polres Aceh Timur.
Ia menyebut dukungan masyarakat dan soliditas Muspika menjadi salah satu hal yang membuat perjalanan tugasnya di Pante Bidari terasa begitu berarti.
“Alhamdulillah, sudah 11 bulan saya bertugas di Polsek Pante Bidari. Bagi saya, ini merupakan berkah karena masyarakat dan tokoh-tokoh di Pante Bidari sangat solid serta mendukung tugas kepolisian,” ujarnya.
Dengan nada penuh haru, Iptu Irwan mengaku bersyukur pernah berada bersama masyarakat ketika Aceh Timur menghadapi musibah.
“Saya sangat berkesan dan bersyukur bisa hadir bersama masyarakat saat musibah melanda Aceh Timur,” ungkapnya.
Ia pun meminta agar hubungan silaturahmi yang telah terbangun selama ini tidak terputus hanya karena perpindahan tugas.
“Komunikasi kita tetap berjalan walaupun saya tidak lagi bertugas di Pante Bidari. Seandainya diberikan kesempatan kedua nanti, saya masih ingin mengabdi di Pante Bidari,” katanya.
Iptu Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada Muspika Pante Bidari yang selama ini berjalan bersama kepolisian dalam menangani berbagai persoalan masyarakat.
“Kami juga dibantu Pak Camat dan Pak Danramil. Muspika Plus saling mendukung dan memberikan masukan dalam penyelesaian masalah. Kami bahu-membahu hadir membantu masyarakat,” jelasnya.
Camat: Terima Kasih Atas Pengabdian
Sementara itu, Camat Pante Bidari, Darkasyi, SE, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pengabdian Iptu Irwan selama bertugas.
“Atas nama pemerintah kecamatan, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama selama ini. Selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga silaturahmi tetap terjalin walaupun kita sudah berbeda tempat tugas,” ujar Darkasyi.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Forum Keuchik Kecamatan Pante Bidari, Zulkarnaini.
Ia mengatakan, selama bertugas, Iptu Irwan dikenal memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat maupun para keuchik.
“Kapolsek Pante Bidari dikenal baik dan ramah dengan masyarakat serta para kepala desa. Kami berterima kasih atas kerja sama dan bantuan selama beliau bertugas,” kata Zulkarnaini.
Temu pisah tersebut akhirnya bukan sekadar acara pergantian jabatan. Di balik salam perpisahan dan ucapan selamat bertugas, terselip kenangan tentang hampir 11 bulan pengabdian—termasuk pengalaman menghadapi banjir bandang hanya 24 hari setelah memimpin Polsek Pante Bidari.
Kini tugas Iptu Irwan berlanjut di Polres Aceh Timur. Namun bagi masyarakat Pante Bidari, perbedaan tempat tugas diharapkan tidak menjadi akhir dari silaturahmi yang telah terjalin.***



