Pengunjung Milad Samudera Pasai ke-800 Kecewa, Internet Lemot: Panitia Diminta Jangan Abai Fasilitas Komunikasi
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Semarak peringatan Milad Samudera Pasai ke-800 di Aceh Utara tidak sepenuhnya dirasakan pengunjung. Di tengah ramainya masyarakat yang memadati lokasi acara, keluhan justru mencuat terkait buruknya akses internet yang dinilai sangat lambat.
Sejumlah pengunjung mengaku kesulitan menggunakan jaringan internet untuk berkomunikasi, mengakses informasi maupun mengunggah dokumentasi kegiatan. Kondisi tersebut dinilai cukup mengecewakan, mengingat kegiatan berskala besar seharusnya dibarengi dengan dukungan fasilitas komunikasi yang memadai.
Fatimah (35), salah seorang pengunjung, mengaku kesal dengan kondisi jaringan internet yang lelet. Menurutnya, persoalan tersebut semestinya sudah diantisipasi sejak awal oleh panitia, terlebih acara menghadirkan banyak pengunjung dalam satu lokasi.
“Saya sangat kecewa. Jaringan internet sangat lambat. Semestinya panitia acara menyediakan fasilitas khusus untuk komunikasi, jangan sampai pengunjung datang ramai-ramai tetapi untuk komunikasi saja susah,” ungkap Fatimah dengan nada kesal, Minggu (13/9/2026).
Keluhan serupa disampaikan Arif. Ia menilai persoalan jaringan bukan perkara sepele dalam kegiatan yang melibatkan ribuan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jaringan komunikasi yang stabil menjadi salah satu kebutuhan penting, apalagi masyarakat saat ini tidak hanya datang untuk menyaksikan acara, tetapi juga mengabadikan kegiatan dan membagikannya melalui media sosial.
“Kalau acara sebesar ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, masalah jaringan seharusnya juga menjadi perhatian. Jangan sampai masyarakat justru dibuat kesulitan ketika ingin berkomunikasi,” keluhnya.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan fasilitas pendukung dalam penyelenggaraan Milad Samudera Pasai ke-800. Kemegahan acara tentu tidak cukup hanya dengan panggung dan keramaian, sementara kebutuhan dasar pengunjung seperti akses komunikasi justru tersendat.
Pengunjung berharap panitia bersama pihak terkait, termasuk operator telekomunikasi, dapat melakukan evaluasi agar persoalan serupa tidak kembali terjadi pada kegiatan besar berikutnya.
Sebab, bagi masyarakat, acara besar bukan hanya soal meriah di panggung, tetapi juga soal kenyamanan dan kesiapan fasilitas yang dirasakan langsung oleh pengunjung.***
Editor : Syahrul



