BERITA TERKINI

Jelang Maulid, Air PDAM Tak Kunjung Mengalir, Warga Lhok Reuhat Minta Bupati Turun Tangan

Jelang Maulid, Air PDAM Tak Kunjung Mengalir, Warga Lhok Reuhat Minta Bupati Turun Tangan
Foto Ilustrasi

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Persoalan layanan air bersih kembali dikeluhkan masyarakat Desa Lhok Reuhat, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Warga menyebut distribusi air melalui jaringan PDAM di wilayah mereka sudah lama tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Keluhan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Cot Girek, Edi Saputra alias Aki 3. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengambil langkah konkret untuk mencari solusi atas persoalan jaringan air bersih yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Edi berharap Bupati Aceh Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta pihak terkait segera melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jaringan yang melayani masyarakat Desa Lhok Reuhat.

“Sudah bertahun-tahun seperti ini. Penjelasan yang kami terima dari petugas juga selalu sama. Masyarakat sudah lelah mendengar alasan yang berulang,” kata Edi kepada wartawan, Sabtu (13/9/2026).

Tokoh masyarakat Cot Girek, Edi Saputra alias Aki 3. Dok Ist

Menurut Edi, gangguan pelayanan tersebut terasa semakin berat menjelang rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada momentum tersebut, kebutuhan masyarakat terhadap air bersih biasanya meningkat, terutama untuk memasak, mencuci peralatan, dan aktivitas rumah tangga lainnya.

“Untuk memasak saja susah, apalagi untuk mencuci dan kebutuhan sehari-hari. Airnya tidak mengalir,” ujarnya.

Ia menilai persoalan air bersih tidak semestinya dibiarkan menjadi masalah tahunan tanpa penyelesaian yang jelas. Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak hanya menerima laporan masyarakat, tetapi juga memastikan kondisi jaringan di lapangan dan menentukan langkah perbaikan.

Edi berharap warga Lhok Reuhat dapat memperoleh kepastian mengenai perbaikan pelayanan air bersih sehingga kebutuhan dasar masyarakat tidak terus terganggu.***

Editor : Syahrul