Dek Fadh: 130 Ribu KK Terdampak Bencana, Pemerintah Aceh Siap Kawal Bantuan
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadlullah atau akrab disapa Dek Fadh memastikan Pemerintah Aceh akan terus mengawal proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Utara.
Dek Fadh juga meminta masyarakat yang belum menerima bantuan untuk segera menyampaikan laporan melalui pemerintah daerah. Ia menegaskan, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Utara siap membawa persoalan tersebut hingga ke pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Dek Fadh saat menghadiri penutupan rangkaian peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai Aceh Utara, Minggu malam, 13 September 2026.
“Bangunan harus semakin tangguh dan berkelanjutan. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam proses pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi bencana,” kata Dek Fadh.
Menurutnya, dampak bencana di Aceh Utara sangat besar. Sekitar 130.000 kepala keluarga (KK) disebut terdampak sehingga penanganannya membutuhkan sinergi seluruh pihak.
“130.000 KK ini tidak sedikit. Oleh karena itu, kepada Pemerintah Aceh Utara dan seluruh pimpinan yang ada di Aceh Utara, mari kita kawal rehab-rekon ini agar berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.
Dek Fadh meminta masyarakat tidak tinggal diam apabila masih ada korban bencana yang belum memperoleh bantuan.
Ia menyebut Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dapat menjadi salah satu jalur pengaduan bagi masyarakat.
“Apabila ada saudara dari 130.000 KK yang belum mendapatkan bantuan, kami bersama Ayah Wa siap mengurus itu kepada pemerintah pusat,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Aceh untuk memastikan proses pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat yang terdampak.
Dek Fadh juga menyoroti kehadiran perwakilan Kementerian Sosial dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran Kemensos menjadi bukti bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana.
“Malam ini hadir perwakilan dari Kementerian Sosial. Ini bukti nyata bahwa Kemensos hadir untuk memberikan dan menyelesaikan kewajiban serta memenuhi hak para korban bencana,” ujarnya.
Dek Fadh mengungkapkan, Menteri Sosial sebelumnya telah menyampaikan salam kepada masyarakat Aceh Utara. Menteri Sosial sebenarnya berencana hadir langsung, namun harus menjalankan agenda di Makassar untuk menghadiri peresmian Sekolah Rakyat.
“Awalnya beliau ingin hadir bersama-sama saya, tetapi karena besok beliau harus berada di Makassar, ada peresmian Sekolah Rakyat. Karena itu beliau menunda kedatangan,” kata Dek Fadh.
Ia mengatakan Menteri Sosial berjanji akan datang ke Aceh Utara apabila memiliki kesempatan untuk menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat.
“Insyaallah beliau berjanji, bila ada waktu, akan hadir untuk mengantar dan menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat Aceh Utara,” ujarnya.
Dek Fadh mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat Aceh Utara mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Ia berharap pembangunan kembali dapat dilakukan secara tepat waktu dan menghasilkan infrastruktur yang lebih kuat serta mampu menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
“Bangunan harus semakin tangguh dan berkelanjutan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Dek Fadh juga menyampaikan selamat atas pelaksanaan Milad ke-800 Samudera Pasai Aceh Utara.
Ia berharap momentum tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh masyarakat dan pemerintah untuk membangun Aceh Utara yang lebih maju, sejahtera, damai, dan bermartabat.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberikan kekuatan, keberkahan, dan petunjuk kepada kita semua dalam membangun Aceh Utara dan Aceh yang lebih maju, sejahtera, damai, dan bermartabat,” katanya.
Dek Fadh kemudian menutup rangkaian peringatan Milad ke-800 Samudera Pasai Aceh Utara.***



