BERITA TERKINI

Dari Dapur MBG, Walaili Temukan Penghasilan untuk Keluarga di Tengah Sakit Suami

Dari Dapur MBG, Walaili Temukan Penghasilan untuk Keluarga di Tengah Sakit Suami

ACEH UTARA | PASESATU.COM — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan asupan makanan bergizi kepada penerima manfaat, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Hal itu dirasakan Walaili (44), warga Lhoksukon, Aceh Utara, yang kini bekerja sebagai relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Meunasah Tutong.

Penghasilan dari pekerjaan tersebut membantu Walaili memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk biaya pengobatan suaminya yang menderita komplikasi dan harus menjalani terapi cuci darah dua kali dalam sepekan. Ia juga menggunakan penghasilannya untuk mendukung pendidikan empat anaknya.

Walaili mengatakan, dirinya mengetahui adanya kesempatan bekerja di SPPG setelah mendapat informasi mengenai program MBG dari televisi. Ia kemudian mendaftarkan diri dan akhirnya diterima sebagai relawan.

“Saat awal melamar, besar harapan saya diterima di program ini demi suami dan anak. Ternyata diterima, alhamdulillah, sampai sekarang,” kata Walaili.

Bagi Walaili, pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan yang membantu keluarganya bertahan di tengah kondisi suami yang membutuhkan pengobatan rutin.

SPPG Meunasah Tutong sendiri telah beroperasi sejak 4 Agustus 2025 di bawah naungan Yayasan Indo Global Sejahtera yang dipimpin Dhiaul Asyraf Bunayya.

Hingga kini, SPPG tersebut mempekerjakan 47 relawan lokal dan tiga staf operasional. Sementara penerima manfaat mencapai 3.108 jiwa yang tersebar pada 11 sekolah, satu dayah, dan delapan posyandu.

Aktivitas di dapur SPPG dimulai sejak sekitar pukul 03.00 WIB. Puluhan pekerja lokal menyiapkan ribuan porsi makanan yang kemudian didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Keberadaan SPPG Meunasah Tutong menunjukkan bahwa pelaksanaan program MBG di tingkat lokal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dapat membuka akses pekerjaan dan sumber pendapatan bagi masyarakat sekitar.

Bagi keluarga seperti Walaili, kesempatan kerja tersebut menjadi tambahan penghasilan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya pengobatan, dan pendidikan anak.***


Editor : Syahrul