BERITA TERKINI

Karnaval HUT RI ke-81, Kota Panton Labu Jadi Lautan Manusia


ACEH UTARA | PASESATU.COM
— Antusiasme masyarakat menyaksikan karnaval dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terlihat sangat tinggi. Kota Panton Labu, Aceh Utara, Sabtu (15/8/2026), dipadati warga dari berbagai kecamatan hingga suasana kawasan tersebut berubah menjadi lautan manusia.

Masyarakat rela datang lebih awal untuk mendapatkan tempat yang nyaman menyaksikan iring-iringan karnaval yang menampilkan berbagai atraksi dan kreativitas peserta.

Rafasah (46), warga Kecamatan Madat, mengaku sengaja datang bersama anak-anaknya untuk menyaksikan kemeriahan karnaval di Kota Panton Labu.

“Saya datang membawa anak-anak untuk menonton karnaval di Kota Panton Labu. Setiap ada karnaval HUT RI, saya selalu datang kemari. Namun, tahun ini pelaksanaannya lebih cepat dua hari,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Aton (36), warga Kecamatan Langkahan. Ia mengaku berangkat dari rumah sekitar pukul 11.30 WIB, meskipun karnaval baru dijadwalkan dimulai pukul 14.00 WIB.

Menurutnya, semangat masyarakat untuk menyaksikan karnaval tetap tinggi meski kondisi ekonomi warga masih sulit, terutama bagi masyarakat yang terdampak banjir.

“Kami datang lebih awal karena karnaval dimulai pukul 14.00 WIB. Walaupun kami warga terdampak banjir yang paling parah dan kondisi ekonomi sangat pas-pasan, kami tetap antusias menyaksikan acara tahunan ini,” kata Aton.

Ia juga menyampaikan bahwa sebagian warga di Kecamatan Langkahan tahun ini tidak dapat menikmati kegiatan karnaval di wilayah mereka.

“Ada informasi di kecamatan kami tahun ini tidak ada pawai karnaval. Jadi kami memilih datang ke Panton Labu untuk melihat langsung kemeriahannya,” ujarnya.

Bagi masyarakat, karnaval HUT RI bukan sekadar hiburan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berkumpul bersama keluarga, melepas sejenak kepenatan akibat persoalan ekonomi dan bencana, sekaligus merasakan kembali semangat kebersamaan dalam memperingati kemerdekaan.

Membludaknya warga di Kota Panton Labu menunjukkan bahwa, di tengah berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat, semangat memperingati kemerdekaan dan kebersamaan tetap hidup.***

Penulis : Abdul Rafar