Harga Batu Bata Merah di Aceh Utara Capai Rp1.100 per Biji di Tingkat Pengecer
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Harga batu bata merah di Kabupaten Aceh Utara mengalami perbedaan cukup signifikan antara tingkat pengrajin dan pengecer. Di sentra pengolahan batu bata di kawasan Krueng Geukuh, harga jual masih berada di kisaran Rp950 per biji, sedangkan di tingkat pengecer mencapai Rp1.100 per biji.
Salah seorang pemilik bangunan, Ilyas, mengaku memilih membeli batu bata langsung dari pengrajin di Krueng Geukuh karena harganya lebih terjangkau dibandingkan di pengecer.
"Kami memesan langsung dari tempat pengolahan di Krueng Geukuh dengan harga Rp950 per biji. Kalau membeli di pengecer, harganya bisa mencapai Rp1.100 per biji," kata Ilyas kepada wartawan, Sabtu (5/7/2027).
Menurut dia, selisih harga sebesar Rp150 per biji cukup berpengaruh terhadap total biaya pembangunan, terutama bagi masyarakat yang sedang membangun rumah atau proyek dalam jumlah besar.
Ia menilai pembelian langsung dari pengrajin menjadi alternatif yang lebih hemat dan dapat membantu menekan pengeluaran untuk kebutuhan material bangunan.
Perbedaan harga tersebut juga dipengaruhi oleh biaya distribusi dan keuntungan yang diambil oleh para pengecer sebelum batu bata sampai ke tangan konsumen.
Batu bata merah dari Krueng Geukuh selama ini menjadi salah satu bahan bangunan yang banyak diminati masyarakat di Aceh Utara karena dinilai memiliki kualitas yang baik dan mudah diperoleh untuk berbagai kebutuhan konstruksi.***


