BERITA TERKINI

Haji Uma Diterima di Program Doktor Ilmu Politik UNAS, Angkat Riset tentang Partai Aceh

Haji Uma Diterima di Program Doktor Ilmu Politik UNAS, Angkat Riset tentang Partai Aceh

JAKARTA | PASESATU.COM 
– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma, S.Sos., M.Sos., resmi diterima sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS), Jakarta, untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Haji Uma mengikuti seluruh tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 13 Juli 2026. Proses seleksi meliputi ujian tertulis mengenai teori ilmu politik dan metodologi penelitian, serta presentasi pra-proposal disertasi dalam sesi wawancara akademik di hadapan tim penguji.

Dalam presentasinya, Haji Uma mengangkat pra-proposal disertasi berjudul "Kepercayaan Politik Masyarakat terhadap Partai Aceh: Studi tentang Dominasi Elektoral Partai Aceh di Provinsi Aceh Tahun 2009–2024." Penelitian tersebut berfokus pada tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Partai Aceh serta faktor-faktor yang memengaruhi dominasi elektoral partai lokal tersebut dalam berbagai pemilu di Aceh selama periode 2009 hingga 2024.

Tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Maswadi Rauf, M.A., Prof. Dr. Syarif Hidayat, Dr. T.B. Massa Djafar, dan Dr. Safrizal Rambe, M.Si., menyatakan Haji Uma memenuhi persyaratan akademik untuk melanjutkan studi pada Program Doktor Ilmu Politik.

Berdasarkan Surat Keterangan Lulus Penerimaan Mahasiswa Baru Nomor 081/PSIP-S3/VII/2026, Haji Uma resmi dinyatakan diterima sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Politik UNAS. Sesuai kalender akademik, perkuliahan dijadwalkan mulai pada 21 September 2026.

Haji Uma mengatakan keputusan melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor merupakan bagian dari upayanya meningkatkan kapasitas akademik di tengah tugas sebagai anggota DPD RI. Menurutnya, penguatan ilmu pengetahuan menjadi bekal penting dalam menjalankan fungsi sebagai wakil daerah.

"Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan ini. Semoga ikhtiar menempuh pendidikan doktoral dapat memperdalam wawasan dan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat, khususnya bagi Aceh dan Indonesia," ujar Haji Uma.

Ia menuturkan, pilihannya mengambil Program Doktor Ilmu Politik didasari keinginan memperluas pemahaman mengenai dinamika politik, demokrasi, tata kelola pemerintahan, serta perilaku politik masyarakat. Pengalaman sebagai anggota DPD RI, menurutnya, akan semakin bernilai jika diperkaya dengan kajian akademik yang komprehensif.

Haji Uma juga menegaskan bahwa proses belajar tidak dibatasi oleh usia maupun jabatan. Ia berharap pendidikan yang ditempuh dapat menghasilkan penelitian yang memberi kontribusi terhadap pengembangan ilmu politik sekaligus menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya terkait demokrasi, politik lokal, dan pembangunan Aceh.

Dengan diterimanya pada Program Doktor Ilmu Politik UNAS, Haji Uma berharap dapat mengintegrasikan pengalaman di bidang politik dengan pendekatan ilmiah, sehingga mampu menghadirkan gagasan dan rekomendasi kebijakan yang berbasis penelitian serta relevan dengan kebutuhan masyarakat.***