Durian Dari Pedalaman Pante Bidari Jadi Penopang Ekonomi Warga Pascabanjir, Dijual di Jalinsum Medan-Banda Aceh
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH TIMUR | PASESATU.COM – Musim durian membawa berkah bagi sebagian warga desa terdampak banjir di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. Buah dari desa-desa seperti Pante Labu dan Blang Seunong kini dijual di sepanjang Jalan Lintas Nasional Medan–Banda Aceh, tepatnya di Desa Tanjong Minjei, Kecamatan Madat.
Bagi warga yang pohon duriannya selamat dan tidak hanyut terbawa arus banjir, hasil panen tersebut menjadi penopang ekonomi keluarga. “Saat ini kami sangat membutuhkan uang untuk membeli perlengkapan sekolah anak-anak dan memenuhi kebutuhan dapur,” ujar Samsul, Minggu (12/7/2027).
Pantauan di lapangan menunjukkan harga durian asal pedalaman Kecamatan Pante Bidari relatif terjangkau, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp30.000 per buah, tergantung ukurannya.
Durian dengan cita rasa paling manis umumnya berasal dari buah yang dipanen pada tingkat kematangan yang tepat, terutama pada akhir musim panen. Selain itu, kecukupan nutrisi dan paparan sinar matahari selama masa pembuahan turut memengaruhi kualitas rasa buah.***


