22 Sekolah Dasar Direvitalisasi di Tanah Jambo Aye, Pembongkaran Atap Jelang Tahun Ajaran Baru Picu Kekhawatiran Warga
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dihadapkan pada proses pembongkaran atap di sejumlah sekolah dasar yang masuk dalam program revitalisasi. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kesiapan bangunan sekolah saat kegiatan belajar mengajar kembali dimulai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat 22 sekolah dasar di Kecamatan Tanah Jambo Aye yang menjadi sasaran program revitalisasi. Namun, pembongkaran bagian atap pada beberapa sekolah baru dilakukan ketika waktu masuk sekolah tinggal beberapa hari lagi.
Situasi ini menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai progres pelaksanaan proyek, terutama terkait target penyelesaian pekerjaan agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar para siswa.
Sejumlah orang tua mengaku khawatir apabila proses pembangunan belum selesai saat tahun ajaran baru dimulai. Mereka berharap pemerintah dan pihak pelaksana proyek dapat memastikan seluruh ruang belajar siap digunakan sesuai jadwal.
"Kalau pekerjaan atap baru dimulai sekarang, kami berharap penyelesaiannya benar-benar dapat dilakukan tepat waktu sehingga anak-anak tidak mengalami kendala saat mulai sekolah," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Masyarakat menilai pekerjaan revitalisasi sekolah seharusnya direncanakan dengan mempertimbangkan kalender pendidikan sehingga tahapan pekerjaan yang berpotensi mengganggu proses belajar dapat diselesaikan sebelum siswa kembali ke sekolah.
Apabila pembangunan belum rampung, dikhawatirkan sekolah harus kembali menerapkan solusi sementara, seperti penggunaan ruang kelas secara bergantian, memanfaatkan bangunan sementara, atau meminjam ruang belajar di sekolah lain. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kenyamanan dan efektivitas kegiatan belajar mengajar.
Selain mempertanyakan progres pekerjaan, masyarakat juga berharap adanya keterbukaan informasi mengenai persentase penyelesaian proyek, target waktu penyelesaian, serta langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan apabila pekerjaan belum selesai sesuai jadwal.
Program revitalisasi sekolah pada dasarnya merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Karena itu, masyarakat berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai perencanaan sehingga hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi peserta didik.
Hingga berita ini ditulis, masyarakat masih menantikan penjelasan resmi dari instansi terkait mengenai perkembangan revitalisasi 22 sekolah tersebut serta kepastian bahwa seluruh bangunan akan siap digunakan ketika tahun ajaran baru dimulai.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari dinas terkait dan pihak pelaksana proyek guna mendapatkan penjelasan mengenai progres pekerjaan, target penyelesaian, serta langkah yang disiapkan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung tanpa hambatan.***



