Iduladha di Aceh Utara: Harapan Warga Terdampak Ekonomi di Balik Pembagian Daging Kurban
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Suara takbir menggema di berbagai gampong di Aceh Utara pada Hari Raya Iduladha. Di halaman meunasah dan lapangan desa, panitia kurban mulai menyembelih hewan kurban dan membagikan daging kepada masyarakat, terutama warga kurang mampu.
Bagi sebagian warga terdampak ekonomi, momentum Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi hari penuh harapan. Daging kurban yang diterima dinilai sangat berarti di tengah kondisi ekonomi yang masih sulit.
Sejak pagi, sejumlah warga terlihat mengantre dengan membawa kupon pembagian daging. Anak-anak hingga lansia tampak menunggu giliran menerima bagian kurban yang akan dibawa pulang ke rumah masing-masing.
“Yang penting anak-anak bisa makan daging hari ini, kami sudah bersyukur,” ujar seorang ibu warga setempat dengan mata berkaca-kaca.
Panitia kurban bersama para pemuda gampong tampak bekerja sejak pagi untuk menyembelih, memotong, dan mendistribusikan daging kepada warga penerima manfaat. Suasana kebersamaan dan gotong royong terlihat mewarnai pelaksanaan kurban di sejumlah desa.
Bagi banyak keluarga, daging kurban menjadi hidangan istimewa yang hanya dapat dinikmati setahun sekali. Kondisi tersebut menggambarkan masih adanya masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Momentum Iduladha juga menjadi pengingat pentingnya nilai kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Kurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Menjelang sore, aroma masakan daging mulai tercium dari rumah-rumah warga. Di tengah kesederhanaan, Hari Raya Kurban menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan.***




