Harga Plastik Naik, Pedagang Ikan Keliling di Aceh Utara Pilih Kurangi Keuntungan
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Kenaikan harga plastik kemasan mulai berdampak pada pedagang ikan keliling di sejumlah wilayah di Aceh Utara. Meski biaya operasional meningkat, para pedagang memilih mengurangi keuntungan agar harga ikan tetap terjangkau bagi pelanggan.
Salah seorang pedagang ikan keliling, Ilyas, mengatakan harga plastik mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir sehingga menambah biaya usaha harian.
“Sekarang harga plastik sudah naik. Biaya jualan ikut bertambah, tetapi kalau harga ikan dinaikkan pembeli bisa berkurang,” ujar Ilyas, Minggu (10/5/2026).
Menurutnya, plastik menjadi kebutuhan penting dalam penjualan ikan, terutama untuk membungkus ikan basah agar aman dibawa pembeli. Dalam sehari, kebutuhan plastik dapat mencapai puluhan lembar, tergantung jumlah ikan yang terjual.
Selain kenaikan harga plastik, pedagang juga mengeluhkan bertambahnya biaya operasional lain seperti bahan bakar dan es balok. Kondisi tersebut membuat keuntungan pedagang semakin menurun dibanding sebelumnya.
Meski demikian, sebagian pedagang tetap mempertahankan harga jual ikan untuk menjaga pelanggan tetap membeli.
“Yang penting pelanggan tetap ada. Kalau semua biaya dibebankan kepada pembeli, masyarakat juga semakin berat,” katanya.
Warga yang membeli ikan keliling mengaku terbantu karena pedagang masih mempertahankan harga di tengah kenaikan biaya usaha. Mereka berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi pelaku usaha kecil yang terdampak kenaikan harga kebutuhan operasional.
Hal serupa disampaikan Maina, pelaku UMKM penjual sarapan di kawasan Panton Labu. Ia menilai kenaikan harga bahan pendukung usaha membuat keuntungan pedagang kecil semakin berkurang, sementara daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih.***
Penulis : Abdul Rafar



