Halal Bihalal PSAU Pasee Aceh Utara di Cibubur Perkuat Silaturahmi Perantau
Font Terkecil
Font Terbesar
![]() |
Suasana halal bihalal dan tasyakur masyarakat Pasee Aceh Utara di Cibubur berlangsung khidmat, saat Haji Uma menyampaikan tausiah tentang pentingnya persatuan dan silaturahmi di perantauan. |
CIBUBUR | PASESATU.COM — Kegiatan halal bihalal yang diselenggarakan oleh PSAU Pasee Serantau Aceh Utara di kawasan Cibubur Lake View, Cimanggis, menjadi ajang mempererat silaturahmi masyarakat Aceh Utara di perantauan. Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Aceh Utara, anggota DPRA Waled Landeng, Tgk Khaidir Andurrahman, serta tokoh masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Uma menyampaikan tausiah yang menekankan pentingnya menjaga persatuan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Ia menyebut halal bihalal tidak hanya sebatas tradisi, tetapi juga momentum untuk saling memaafkan dan mempererat hubungan antarsesama.
“Halal bihalal menjadi sarana memperbarui niat, memperkuat kebersamaan, serta menjaga persatuan demi tujuan yang lebih besar, baik bagi keluarga maupun kemajuan daerah,” ujar Haji Uma.
Ia juga mengajak masyarakat Aceh Utara, baik di dalam maupun luar daerah, untuk terus membangun kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Aceh Utara membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah, ulama, hingga masyarakat.
Sementara itu, Bupati Aceh Utara dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai wadah mempererat hubungan sekaligus memperkuat kerja sama antarmasyarakat perantauan.
“Halal bihalal bukan hanya ajang saling memaafkan, tetapi juga sarana memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam membangun Aceh Utara,” katanya.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan saling bersalaman dan bermaafan antar peserta. Tgk Khaidir Andurrahman turut memanjatkan doa agar Aceh Utara senantiasa diberkahi, aman, dan terus berkembang.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan guna menjaga solidaritas dan memperkuat persatuan masyarakat Aceh Utara, khususnya di perantauan.***




