Cuaca Ekstrem Picu Kenaikan Harga Ikan Laut di Aceh Utara
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Cuaca ekstrem berupa gelombang tinggi dan angin kencang yang melanda perairan di wilayah Aceh dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan pasokan ikan laut di pasar tradisional Panton Labu menurun drastis. Dampaknya, harga sejumlah jenis ikan laut segar mengalami kenaikan di tingkat pedagang.
Di sejumlah lapak penjual ikan di pasar tradisional Panton Labu, hampir seluruh jenis ikan laut mengalami kenaikan harga rata-rata sekitar Rp5 ribu per kilogram. Pedagang menyebut kondisi tersebut mulai terjadi sejak cuaca di wilayah pesisir Aceh Utara memburuk dan aktivitas melaut nelayan berkurang.
Minimnya hasil tangkapan nelayan membuat beberapa jenis ikan laut mulai langka di pasaran. Sejumlah pedagang mengaku stok ikan yang tersedia jauh lebih sedikit dibanding hari-hari normal.
“Yang kosong itu ikan tenggiri, dorang, kembung, kakap merah. Kalau cumi sekarang masih banyak,” kata Ismail, salah seorang pedagang ikan, Selasa (19/5/2026).
Menurut pedagang, banyak nelayan di Aceh Utara memilih sementara waktu tidak melaut demi keselamatan akibat tingginya gelombang dan angin kencang di laut. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap distribusi ikan segar ke pasar tradisional.
Selain memengaruhi pasokan, kenaikan harga ikan laut juga dikhawatirkan berdampak terhadap daya beli masyarakat di Aceh Utara. Pedagang memperkirakan harga ikan masih berpotensi naik apabila cuaca buruk dan gelombang tinggi terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama bagi nelayan yang beraktivitas di perairan Aceh Utara, guna menghindari risiko kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem.***
Penulis : Abdul Rafar





