Bupati Aceh Utara Tegaskan Perang terhadap Pungli Saat Lantik Sekda dan 143 Pejabat Baru
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM – Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, melantik dan mengambil sumpah jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Aceh Utara, Dayan Albar, bersama 143 pejabat lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Senin (18/5/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Setdakab Aceh Utara.
Sebanyak 144 pejabat yang dilantik terdiri atas Sekda definitif, pejabat administrator (Eselon III), dan pejabat pengawas (Eselon IV). Pelantikan tersebut dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar bentuk kepercayaan, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional dan bertanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan sekadar keinginan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara, tetapi merupakan amanah jabatan yang harus bapak dan ibu laksanakan,” kata Ismail A. Jalil.
Ia menjelaskan, proses mutasi dan promosi pejabat telah dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku melalui pertimbangan Tim Penilai Kinerja Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Aceh Utara serta panitia seleksi Sekda secara ketat dan objektif.
Bupati juga meminta para pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan profesionalisme, inovasi, serta mampu menghadirkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini menghadapi berbagai agenda penting, termasuk penanganan dampak banjir hidrometeorologi yang membutuhkan kerja sama seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Kepada Sekda definitif yang baru dilantik, Bupati berharap mampu mengoptimalkan kinerja seluruh ASN sekaligus memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Selain itu, Ismail A. Jalil turut menyoroti praktik pungutan liar (pungli) dalam pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak boleh lagi terjadi karena dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
“Kami sangat mengharapkan agar praktik-praktik pungli tidak terjadi lagi dalam pelayanan publik di daerah ini,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar menjaga loyalitas, disiplin, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah dan pelayan masyarakat. Ia menegaskan akan memberikan tindakan tegas terhadap pejabat yang tidak disiplin meski telah diberikan peringatan berulang kali.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Tugas (Plt) Sekda atas dedikasi dan kontribusinya dalam membantu jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Aceh Utara.***
Penulis : Abdul Rafar



