Kondisi Huntara Memprihatinkan, Warga Langkahan Harap Segera Direlokasi
Font Terkecil
Font Terbesar
ACEH UTARA | PASESATU.COM — Warga Dusun Teungoh, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, masih bertahan di hunian sementara (huntara) dengan kondisi yang belum layak huni. Hingga Selasa (7/4/2026), belum ada kepastian terkait relokasi ke hunian tetap.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah bangunan huntara mengalami kerusakan. Saat hujan turun, air masuk ke dalam ruangan sehingga lantai menjadi becek dan berlumpur. Selain itu, septic tank dilaporkan kerap meluap dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.
“Kalau hujan, kami tidak bisa tidur. Air masuk, lantai jadi becek,” ujar salah seorang warga.
Keterbatasan juga terlihat pada fasilitas dasar, seperti sanitasi dan ketersediaan air bersih. Warga terpaksa menggunakan fasilitas secara bersama dalam kondisi yang kurang higienis. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Huntara yang semula diperuntukkan sebagai tempat tinggal sementara kini masih digunakan dalam jangka waktu yang belum dapat dipastikan. Warga berharap adanya percepatan penanganan agar dapat segera menempati hunian yang lebih layak.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana relokasi maupun perbaikan fasilitas huntara dari pihak terkait. ***

